Bupati Jarot Resmikan Vihara Maitreya Agung Sintang

Bupati Sintang, Jarot Winarno, Menandatangani Prasasti Peresmian Vihara Maitreya Agung Sintang (Foto: */Sg)
Bupati Sintang, Jarot Winarno, Menandatangani Prasasti Peresmian Vihara Maitreya Agung Sintang (Foto: */Sg)

KalbarOnline, Sintang – Bupati Sintang, Jarot Winarno, meresmikan gedung baru Vihara Maitreya Agung Sintang, Minggu pagi (22/7/2018).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Hermanto Aci dan Florensius Roni serta unsur terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Jarot mengatakan Pemerintah Kabupaten Sintang sangat mengapresiasi atas peresmian dan keberadaan Vihara yang dibangun oleh umat Budha di Sintang ini, karena ia menilai adanya gedung Vihara yang baru ini menjadi upaya nyata mendukung penyediaan sarana dan prasarana pembinaan mental dan spiritual serta pemantapan keagamaan bagi umat Budha di Sintang secara khusus.

Baca: Pemkab Sintang Diminta Aktif Daftarkan Bukit Kelam Sebagai Cagar Budaya ke UNESCO

“Dengan adanya gedung gedung vihara yang baru ini umat Budha Sintang memiliki tempat yang representatif untuk mengembangkan kualitas keagamaan dan memperteguh kadar keimanan, saya berharap dari gedung vihara ini akan mengalir segala tindakan kebajikan yang lebih banyak lagi di tengah masyarakat Sintang,” kata Jarot.

Dijelaskan Jarot, bahwa pemerintah daerah telah merumusakan visi untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Sintang yang religius karena pemerintah menyadari bahwa pondasi keimanan masyarakat memiliki dampak besar dalam kehidupan baik itu kehidupan pribadi maupun kehidupan dalam masyarakat.

Baca: Tutup Festinvest Kelam 2018, Bupati Jarot Ajak Masyarakat Kembangkan Potensi Bukit Kelam Bersama

“Dari visi inilah akan dilakukan berbagai upaya peningkatan kualitas kehidupan beragama di Kabupaten Sintang sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang bermoral, beretika, berbudaya dan beradab,” jelas Jarot.

Untuk itu ditambahkan Jarot, sebagai upaya menjaga kebersamaan yang ada semua pihak harus mampu memperkuat kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Sintang sehingga suasana hidup yang rukun dan harmonis dapat terwujud dengan optimal.

Sementara, Ketua Panitia kegiatan peresmian Vihara Maitreya Agung Sintang, Hendra Bonardi mengatakan pembangunan Vihara Maitreya Agung Sintang ini menempati lahan seluas 1.020 m2 yang terdiri dari 4 – 5 lantai dan menelan biaya kurang lebih Rp4 miliyar dengan sumber dana dari para donatur dan juga bantuan dari pemerintah serta swadaya umat dengan masa pembangunan selama 3 tahun.

“Lantai basement merupakan tempat parkir dan ruang makan serta dapur, lantai 2 adalah kamar tidur dan para pengabdi vihara, lantai 2 – 5 adalah ruang belajar anak-anak sekolah minggu, lantai 3 ruang pertemuan dan dharma sala serta lantai 4 adalah ruang bhakti sala,” papar Hendra. (*/Sg)

Tinggalkan Komentar