Tim Gabungan Evakuasi Penumpang Kapal KM Dharma 2

Tim Gabungan Evakuasi Penumpang Kapal KM Dharma 2 (Foto: Adi LC)
Tim Gabungan Evakuasi Penumpang Kapal KM Dharma 2 (Foto: Adi LC)

Kapolsek KP3L Sukabangun: Tidak ada korban jiwa dan korban harta

KalbarOnline, Ketapang – Kapolsek Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan Laut (KP3L) Sukabangun Ketapang, Iptu I Ketut Agus Pasek Sudina, S.IK beserta seluruh anggota Polsek KP3L Sukabangun Ketapang turun langsung mengevakuasi para penumpang kapal feri KM. Dharma 2 yang kandas di Muara Ketapang pada Sabtu (7/7/2018) sekitar pukul 05.00 Wib di pelabuhan Sukabangun Ketapang.

Awal Kejadian sekitar pukul 19.00 wib, kapal feri KM. Dharma II mengalami kandas di perairan Muara Sungai Sukabangun. Diduga kapal kandas akibat perairan yang sedang surut di bawah 3 meter.

Berdasarkan data manivest, kapal feri KM. Dharma II berangkat membawa muatan penumpang sebanyak 668 orang, sepeda motor 28 unit, kendaraan kecil 13 unit, truk sedang 11 unit serta truk besar 3 unit.

  1. Dharma 2 berangkat dari pelabuhan Tanjung Emas Semarang pada 6 Juli 2018 pukul 02.00 wib, dengan tujuan Pelabuhan Sukabangun Ketapang, dengan waktu tempuh sekitar 36 jam.

Sekitar 30 personil Tim Gabungan dari Basarnas, KSOP Ketapang, Angkatan Laut dan Polsek Pelabuhan saat ini masih melakukan evakuasi dengan menggunakan speed boat milik KSOP Ketapang dan kapal tongkang beserta Tug Boat.

Jumlah penumpang yang telah terevakuasi saat ini sekitar 500 orang, mengingat jarak antara Pelabuhan Sukabangun Ketapang dengan lokasi kandasnya kapal feri KM. Dharma II sekitar 3 mil.

Salah seorang anggota Polsek KP3L yang turut serta dalam proses evakuasi tersebut, Bripka Rudi Pangestu yang tak kenal lelah juga ikut ke muara untuk mengevakuasi para penumpang menggunakan Tug boat.

“Saya sebagai seorang anggota Polri yang tugas pokoknya sudah jelas yaitu melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, termasuk sebagai seorang manusia sosial kita harus saling tolong menolong. Apalagi saya tersentuh melihat ratusan penumpang yang sudah kehabisan bahan makanan di dalam kapal, fisik merekapun sudah lemah termasuk anak-anak yang masih dibawah umur. Kami anggota Polri berusaha dan berupaya semampu kami untuk membantu masyarakat,” pungkasnya.

Demikian halnya dengan Kapolsek KP3L Sukabangun Ketapang, Iptu I Ketut Agus Pasek Sudina, S.IK. menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa atau pun korban harta benda dalam kejadian ini.

“Semua berkat kerja keras dan kerja sama yang baik dari anggota dan seluruh pihak terkait sehingga evakuasi berjalan dengan lancar dan tertib,” ujar Kapolsek.

Hingga berita ini dimuat, proses evakuasi masih tetap berlangsung. (Firman/ResKTP/Adi LC)

Tinggalkan Komentar