Ini yang Dirindukan ASN dari Sutarmidji

Wali Kota Pontianak, Sutarmidji, Memberikan Sambutannya, Pada Halalbihalal Wali Kota dengan Seluruh ASN Pemkot Pontianak (Foto: Jim)
Wali Kota Pontianak, Sutarmidji, Memberikan Sambutannya, Pada Halalbihalal Wali Kota dengan Seluruh ASN Pemkot Pontianak (Foto: Jim)

Halalbihalal Wali Kota dengan Seluruh ASN Pemkot Pontianak

KalbarOnline, Pontianak – Gaya kepemimpinan Wali Kota Pontianak, Sutarmidji yang dikenal kerap ‘mengomeli’ bawahannya apabila ada kinerja yang kurang baik, ternyata dirindukan oleh para abdi negara di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak.

Betapa tidak, selama dirinya menjalankan cuti untuk mengikuti pemilihan Gubernur (Pilgub), ‘omelan’ sosok orang nomor satu di Kota Pontianak ini tak lagi terdengar.

“Saya dengar selama saya cuti, banyak yang rindu dengan omelan saya. Sehingga begitu saya masuk kemarin, pejabat yang masuk pertama ke ruang kerja saya langsung kena omel,” kelakarnya dan disambut tawa oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang hadir pada acara Halalbihalal di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Rabu (4/7/2018).

Sutarmidji mengungkapkan dirinya memang kerap menegur bawahannya dengan gaya mengomeli dalam rangka perbaikan-perbaikan kinerja di jajaran yang dipimpinnya. Ia pun berpesan kepada seluruh ASN untuk tetap menjaga Kota Pontianak ini dengan menunjukkan kinerja yang membanggakan dengan prestasi yang luar biasa.

“Di bawah kepemimpinan Pak Edi nanti jangan kendor walaupun mungkin gaya Pak Edi sangat berbeda dengan gaya saya. Saya bilang Pak Edi kalau mau sukses, contoh gaya kepemimpinan saya,” pesannya.

Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, halalbihalal yang digelar ini sebagai momentum untuk kembali mengingatkan dan mengajak para ASN di lingkungan Pemkot Pontianak bagaimana prestasi-prestasi kinerja yang sudah baik ini terus dilanjutkan dan ditingkatkan.

“Alhamdulillah, nanti kalau Gubernurnya Pak Sutarmidji, kita lebih mudah berkoordinasi dan saya yakin beliau juga mengawal pembangunan Kota Pontianak ini lebih cepat pembangunannya karena Pontianak sebagai pintu gerbang ibukota Provinsi Kalbar,” pungkasnya. (jim)

Tinggalkan Komentar