Yakin Hasil Quick Count, Presiden Jokowi Ucapkan Selamat Kepada Sutarmidji Via Telepon

Yakin Hasil Quick Count, Presiden Jokowi Ucapkan Selamat Kepada Sutarmidji Via Telepon (Foto: KO3)
Yakin Hasil Quick Count, Presiden Jokowi Ucapkan Selamat Kepada Sutarmidji Via Telepon (Foto: KO3)

KalbarOnline, Pontianak – Pilkada Gubernur Kalimantan Barat tahun 2018 menjadi sorotan publik, terlebih saat menjelang pengumuman Hasil Quick Count (Hitung Cepat) yang dirilis oleh Lembaga Survei Poltracking Indonesia yang dikenal sebagai Lembaga Survei paling akurat, kredible dan terpecaya.

Pasalnya, hasil survei Poltracking Indonesia menyebutkan bahwa pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat nomor urut 3 (tiga), Sutarmidji dan Ria Norsan (Midji-Norsan) memenangkan Pilkada Gubernur Kalbar 2018 dengan perolehan suara sebanyak 51% unggul 10% dari pesaingnya terdekatnya, yakni Karolin Margaret Natasha – Suryadman Gidot yang mendapat suara 41%.

Kemenangan Sutarmidji di Quick Count Poltracking Indonesia tak hanya mendapat perhatian dari publik, bahkan menjadi perhatian khusus dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).

Hal tersebut dibuktikan saat Jokowi menghubungi Sutarmidji via telepon ketika quick count Poltracking Indonesia menunjukan Midji-Norsan menangkan Pilgub Kalbar dengan jumlah suara masuk sekitar 90%.

Sutarmidji mengungkapkan bahwa dihubungi Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo untuk memberikan selamat kepada dirinya yang telah berhasil meraih kemenangan dalam Pilgub Kalbar 2018 dengan menghubunginya langsung via telepon.

“Iya memang benar, Pak Jokowi menghubungi saya lewat telpon dan mengucapkan selamat atas kemenangan saya di Pilgub Kalbar,” tutur Sutarmidji.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi juga berpesan agar Sutarmidji dan Ria Norsan turut membantu percepatan pembangunan infrastruktur di Kalbar. Menurutnya, hal ini membuktikan bahwa dirinya dapat berkordinasi baik dengan pemerintah pusat untuk mewujudkan Kalbar yang maju dan sejahtera.

“Pak Jokowi juga mengajak saya untuk sama-sama mempercepat pembangunan infrastruktur seperti jalan, dan sebagainya. Ini menunjukan bahwa kedepan akan terjalin sinergi yang baik antara Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Pusat,” jelas Sutarmidji.

Selain percepatan pembangunan infrastruktur, Sutarmidji juga mengatakan bahwa Presiden Jokowi juga berpesan untuk meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Barat. Dirinya mengaku siap untuk mewujudkan hal tersebut.

“Tidak hanya soal percepatan infrastruktur, Pak Jokowi juga mengajak saya dalam mengembangkan ekonomi Kalimantan Barat kedepannya. Komitmen saya maju Pilgub ya memang untuk memajukan Kalbar, dan mensejaterahkan masyarakat Kalbar melalui pertumbuhan ekonomi,” kata Sutarmidji saat ditemui dikediamannya.

Pada kesempatan tersebut, Sutarmidji menjelaskan bahwa apa yang diinginkan Presiden sesuai dengan visi dan misinya dalam mengemban tugas sebagai seorang Gubernur Kalimantan Barat.

“Apa yang diminta Presiden memang sejalan dengan visi dan misi saya menjadi Gubernur Kalbar. Fokus saya akan membenahi disektor infrastruktur, pendidikan dan kesehatan serta pelayanan publik. Dengan demikian kesejahteraan masyarakat meningkat dan Kalbar juga akan meningkat soal pertumbuhan ekonominya,” jelasnya.

Tinggal menunggu waktu saja untuk menantikan Sutarmidji bersinergi dengan Jokowi, pasalnya hasil Real Count yang dirilis KPU Kalimantan Barat, sesuai dengan Quick Count yang dirilis oleh Poltracking Indonesia, yakni dengan perolehan suara terbanyak diraih oleh Pasangan Midji-Norsan 51%, disusul Karol-Gidot 41% dan Milton-Boyman 6%.

Hal tersebut semakin menyatakan bahwa Lembaga Survei Poltracking Indonesia merupakan Lembaga Survei tercepat dan terakurat dalam Quick Count di Pilgub Kalbar 2018 kali ini.

Bahkan, dalam Survei terakhir yang dirilis Poltracking Indonesia sebulan terakhir, menyebutkan bahwa Midji-Norsan akan memenangkan Pilgub Kalbar 2018 dengan perolehan suara yang tidak jauh berbeda dengan hasil Real Count saat ini. (KO3)

Tinggalkan Komentar