Hadiri Penutupan Gawai Dayak di Desa Semuntai, Wabup Askiman: Inilah Identitas Kita dan Harus Kita Lestarikan

Wakil Bupati Sintang, Askiman, Saat Menghadiri Penutupan Gawai Dayak di Desa Semuntai, Ketungau Hilir, Kabupaten Sintang (Foto: */Sg)
Wakil Bupati Sintang, Askiman, Saat Menghadiri Penutupan Gawai Dayak di Desa Semuntai, Ketungau Hilir, Kabupaten Sintang (Foto: */Sg)

KalbarOnline, Sintang – Sebagai rasa sukur atas keberhasilan panen padi masyarakat di Desa Semuntai, Kecamatan Ketungau Hilir selama 4 hari mulai pada hari Sabtu, 23 Juni 2018 hingga Selasa, 26 Juni 2018 dilaksanakan kerohanian serta pesta adat Gawai Dayak, dimana hari penutupan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Sintang, Drs. Askiman, MM, Selasa (26/06/2018).

Dalam sambutannya, Wabup Sintang Askiman menyatakan bahwa melalui kehadiran kegiatan Gawai Dayak ini, Pemerintah Kabupaten Sintang akan menyerap segala aspirasi, serta bisa melihat secara langsung kondisi yang ada di masyarakat.

“Sehingga Pemerintah Kabupaten Sintang bisa sesegera mungkin mencari solusi yang terbaik dalam menangani semua permasalahan dan persoalan yang dihadapi di masyarakat kita,” ujarnya.

Wabup Askiman juga menyatakan bahwa pihaknya sangat menghargai kegiatan adat yang dilaksanakan masyarakat ini.

“Karena, selain sebagai bentuk ucapan rasa sukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Tuhan Sang Pencipta Langit dan Bumi beserta isinya, kegiatan Gawai Dayak seperti ini menunjukan identitas kita melalui seni budaya adat istiadat yang kita gali menjadi sebuah komoditi yang luar biasa bagi orang lain yang harus tetap kita lestarikan sebagai orang Dayak,” tukasnya.

Selain itu, Wabup Askiman juga berharap, dalam mengahadapi proses Pilkada, pesta demokrasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat yang dilaksanakan pada hari Rabu 27 Juni 2018 ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Sintang tetap menjaga kerukunan, kebersamaan antar umat beragama.

“Pilihlah pemimpin sesuai dengan hati nurani masing-masing yang menurut kita mampu membawa Kalbar lebih maju, hilangkan perbedaan demi kemajuan pembangunan di Provinsi Kalimantan Barat,” imbuhnya.

Dalam penutupan tersebut selain dihadiri Wabup Askiman, juga dihadiri Sekretaris Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sintang, Herkulanus Roni serta beberapa tokoh masyarakat Dayak. (*/Sg)

Tinggalkan Komentar