Hari Jadi Pancasila, Rusman Ali Ajak Santri Maknai Dasar Pancasila

KalbarOnline, Kubu Raya – Bupati Kubu Raya, Rusman Ali mengajak para santri agar tetap teguh dan kokoh menjaga kesatuan dan persatuan bangsa, Senin (4/6).

Hal tersebut disampaikannya saat berkunjung disalah satu Pondok Pesantren di Tanjung Pasir, Desa Kuala Mandor A, Kecamatan Kuala Mandor B, Kabupaten Kubu Raya.

Rusman Ali mengatakan bertepatan dengan hari lahir Pancasila tanggal 1 Juni 2018, menjadi sebuah momentum untuk seluruh bangsa Indonesia agar merefleksikan kembali falsafah dan dasar-dasar Pancasila sebagai pedoman berbangsa dan bernegara.

“Bertepatan dengan peringatan hari lahir Pancasila tanggal 1 Juni 2018, mari kita semua bersama-sama merefleksikan kembali falsafah dan dasar-dasar Pancasila sebagai pedoman berbangsa dan bernegara. Kita lihat para pendahulu bangsa ini, telah menempatkan ‘Ketuhanan Yang Maha Esa’ sebagai sila pertama. Artinya bahwa kita harus menjadikan Tuhan dan ajaran-ajaran-Nya sebagai kiblat utama dan yang terutama dalam hidup kita,” ucap Rusman Ali.

Rusman Ali menambahkan, para santri disetiap Pondok Pesantren di Kubu Raya merupakan generasi bangsa yang juga harus berpengang teguh pada Pancasila sebagai dasar Negara. Indonesia dengan kekayaan keberagaman suku, adat istiadat, agam dan budaya adalah sebuah anugerah yang Indah dari Allah.

“Kita semua perlu menjaga, merawat dan mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa. Jangan terlalu mudah dipengaruhi oleh kekuatan-kekuatan yang mencoba mengganggu keharmonisan, kekompakan dan kebersamaan yang tercipta dan tetap terjaga diantara anak-anak bangsa,” tutur Rusman Ali.

Selain itu, Rusman Ali mengajak para santri agar senantiasa menegakkan Pancasila sebagai dasar negara. Disamping memperdalam ilmu dan pengetahuan agama, juga harus menambah pengetahuan dan wawasan mengenai kebangsaan.

“Jika apa yang terkandung dalam Pancasila sebagai dasar Negara, dipahami dan dijalankan dengan benar. Maka tidak akan muncul radikalisme, intoleran apalagi teroris. Sebab agama manapun tidak mengajarkan orang untuk membunuh orang lain apalagi diri sendiri. Jadi mari, kita berpegang teguh pada ajaran dan nilai-nilai agama kita dengan tetap menjungjung tinggi Pancasila sebagai dasar Negara,” ajak Rusman Ali. (ian)

Tinggalkan Komentar