Peringatan Hari Lingkungan Sedunia, Bupati Jarot: Masyarakat Wajib Jaga Kelestarian Alam

Bupati Sintang, Jarot Winarno, Memberikan Sambutannya, Pada Peringatan Hari Lingkungan Sedunia (Foto: Sg/Hms)
Bupati Sintang, Jarot Winarno, Memberikan Sambutannya, Pada Peringatan Hari Lingkungan Sedunia (Foto: Sg/Hms)

KalbarOnline, Sintang – Bupati Sintang, Jarot Winarno menghadiri peringatan Hari Lingkungan Sedunia sekaligus launching Desa Merpak menuju desa hijau di halaman Sepak bola Desa Merpak, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang, Selasa (5/6).

Adapun kegiatan tersebut bertemakan ‘connect with nature’.

Turut hadir unsur Forkopimda Kabupaten Sintang, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, unsur Organisai Perangkat Daerah Kabupaten Sintang, pengurus CU Keling Kumang, Solidaridad, masyarakat Desa Merpak dan unsur terkait lainnya.

Melalui momentum peringatan hari lingkungan hidup sedunia ini, Bupati Jarot mengajak masyarakat Kabupaten Sintang secara khusus masyarakat Kecamatan Kelam Permai terlebih Desa Merpak yang merupakan di kawasan wisata alam Bukit Kelam untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam.

“Jadi, kita harus selalu bersentuhan dengan alamat lingkunganlah untuk kita bisa mencintai lingkungan dan alam pada akhirnya kita mau menjaga kelestarian lingkungan atau alam sekitar,” kata Bupati Jarot.

Lanjut Bupati, bahwa sejak jaman nenek moyang dahulu sudah mengajarkan kearifan lokal. Dimana, betapa pentingnya hubungan yang seimbang manusia dengan mansuia atau manusia dengan lingkungan.

“Untuk kita di di Desa Merpak ini harus hidup harmonis dengan alam, karena alam banyak membantu hidup kita, kita juga hidup dari alam dan tentunya kewajiban kita untuk menjaga alam itulah bagian dari kearifan lokal sejak dulu,” jelasnya.

Sebagai salah satu contoh, ungkap Bupati Jarot, bahwa ketika bulan Desember, Januari hingga Februari setiap tahunnya masyarakat dari luar Kelam Permai, luar Kabupaten Sintang datang ke Merpak, kini untuk membeli buah durian.

“Itulah contoh sederhana betapa kita hidup dari alam kita, ada juga beberapa perusahaan air minum yang mengambil sumber airnya dari bukit kelam, kemudian masyarakat juga hidup dari produksi yang bukan kayu seperti madu, tanaman obat, flora fauna lain itu juga sebagai contoh bahwa kita hidup dari alam,” tukasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang, Akhmad Darmanata mengatakan dalam upaya menjaga kelestarian alam di kawasan Bukit Kelam tersebut sudah di sebar kurang lebih 1200 tanaman.

“Harapan kami 70% dari keseluruhan tanaman tersebut tumbuh dan berkembang, untuk perlu keterlibatan semua pihak agar tanaman-tanaman tersebut betul-betul hidup, tetap kami monitor dengan tim-tim LH, kecamatan, desa, termasuk juga BKSDA yang bertanggung jawab terhadap lokasi bukit kelam ini,” kata Darmanata.

Darmanata menambahkan sangat bersyukur antusias masyarakat menyambut upaya untuk melestarikan di kawasan Bukit Kelam tersebut, untuk itu dirinya meminta masyarakat untuk menjaga lingkungan.

Sementara, Ketua panitia kegiatan peringatan Hari Lingkungan Sedunia sekaligus launching Desa Merpak menuju desa hijau, Lili Suryani mengatakan bahwa peringatan hari lingkungan hidup sedunia ini di peringati lebih dari 100 negara di dunia ini setiap tanggal 5 juni, yakni guna memfokuskan perhatian pada lingkungan dan Hari Lingkungan Sedunia ini disahkan majelis umum PBB pada tahun 1972 untuk menandai pembukaan konfrensi lingkungan di Stockholm Swedia dengan tujuan juga untuk memunculkan isu-isu lingkungan.

“Agenda pentingnya adalah menampakan peran manusia pada isu-isu lingkungan dan menjadikan manusia agen aktif keberlanjutan dan pengembangan yang adil, mempromosikan pemahaman bahwa komunitas memainkan peran penting dalam mengubah sikap terhadap isu-isu lingkungan,” kata Lili.

Dijelaskan Lili bahwa hari lingkungan hidup sedunia menggunakan pendekatan membangun kesadaran, mendukung anggota masyarakat untuk menyuarakan pikiran mereka dan melakukan yang terbaik untuk memperbaiki lingkungan dan untuk tema peringatan hari lingkungan hidup seduia tahun ini mengambil tema ‘connect with nature’ yang memiliki misi untuk mengajak penduduk bumi berinteraksi dengan alam, mengenali dan menikmati keindahan alam sehingga tergeraklah keinginan untuk melindungi bumi.

“Terimakasih kami ucapkan kepada Pak Bupati yang mengarahkan peringatan hari lingkungan hidup sedunia ini di Desa Merpak jadi sesuai dengan tema kita pada tahun ini, jadi kita bias menikmati keindahan alam Bukit Kelam pada hari ini,” jelas lili. Kegiatan tersebut didahului dengan penanaman pohon oleh Bupati Sintang, unsur Forkopimda dan unsur terkait lainnya. (*/Sg)

Tinggalkan Komentar