Resmikan Bank Kalbar Capem Merakai dan Puskesmas Merakai, Bupati: Wajah Merakai Sudah Berubah

Bupati Sintang, Jarot Winarno, Memberikan Sambutannya, Saat Meresmikan Bank Kalbar Capem Merakai dan Puskesmas Merakai (Foto: Sg/Hms)
Bupati Sintang, Jarot Winarno, Memberikan Sambutannya, Saat Meresmikan Bank Kalbar Capem Merakai dan Puskesmas Merakai (Foto: Sg/Hms)

KalbarOnline, Sintang – Bupati Sintang, Jarot Winarno, meresmikan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalbar cabang pembantu Merakai dan Puskesmas Merakai di Nanga Merakai, Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Selasa (15/5).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Terry Ibrahim, Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Kepala Bank Kalbar Cabang Sintang, Achmad Baraqbah, unsur Organiasai Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Sintang, tokoh agama, tokoh masyarakat dan unsur terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jarot mengatakan bahwa pemerintah sangat memberikan apresiasi yang luar biasa atas peresmian Bank Kalbar capem Merakai dan Puskesmas Merakai.

Sebab, menurut Bupati, keberadaan kedua tempat pelayanan masyarakat tersebut sangatlah penting, karena dengan adanya dua tempat pelayanan itu menunjukkan bahwa wajah Kota Merakai sebagai Ibu Kota Kecamatan Ketungau Tengah sudah berubah.

Bupati Jarot juga menceritakan bahwa keberadaan Bank Kalbar capem Merakai ini awalnya adalah dalam rapat umum kepemelikan saham beberapa waktu lalu di kantor pusat Bank Kalbar, dirinya memberikan masukan kepada RUPS bahwa pelayanan keuangan perbankan juga harus dinikmati masyarakat hingga yang jauh di pedalaman atau dibatas-batas negara.

“Alhamdulillah, puji syukur hari ini terwujud kantor cabang pembantu ini sudah berdiri, jadi saya ingatkan bahwa fungsi perbankan bukan saja melayani transaksi keuangan, fungsinya juga adalah penyaluran bantuan kredit untuk masyarakat,” kata Bupati.

Untuk itu, Bupati Jarot meminta masyarakat untuk memanfaatkan keberadaan Bank Kalbar capem Merakai ini baik sebagai transaksi keuangan sehari-hari maupun memanfaatkan jasa produk Bank Kalbar jika ingin membuka usaha atau keperluan lainnya.

“Bank Kalbar ini dapat dipercaya sehingga masyarakat tidak perlu ragu, pelayanannya pun sudah luar biasa, ATM juga sudah ada, jadi kalau dari Sintang, tidak perlu bawa duit tinggal tarik di ATM disini” ungkap Bupati Jarot.

Bupati Jarot berharap dengan keberadaan Bank Kalbar capem Merakai ini roda perekonomi di Ketungau Tengah semakin hidup, semakin berkembang sehinga masyarakat bisa sejahtera.

Sementara, Kepala Bank Kalbar Cabang Sintang, Achmad Baraqbah mengatakan pembukaan Bank Kalbar cabang pembantu Merakai merupakan bukti kepedulian Bank Kalbar dalam membangun Kalimantan Barat pada umumnya dan Kabupaten Sintang pada khususnya.

“Bank Kalbar cabang pembantu Merakai ini adalah kantor cabang pembantu Bank Kalbar cabang Sintang yang ke-5, hal ini sebagai upaya untuk menggerakkan kegiatan perekonomian masyarakat melalui penyimpanan dana dan pelayanan transaksi keuangan masyarakat serta penyaluran kredit kepada pegawai negeri sipil dan para pengusaha mikro,” jelas Baraqbah.

Baraqbah berharap dengan dibukanya Bank Kalbar capem Merakai ini minat masyarakat Kabupaten Sintang, khususnya masyarakat Ketungau Tengah untuk memanfaatkan produk dan jasa Bank Kalbar semakin meningkat.

Sementara itu keberadaan puskesmas merakai yang juga turut diresmikan, Bupati Jarot menjelaskan bahwa Puskesmas Merakai ini bangunannya cukup besar dan megah serta juga dilengkapi dengan ruang rawat inap, untuk itu dirinya berharap dengan bangunan yang megah, kualitas pelayanan juga harus meningkat, terlebih saat ini sudah di kenal dengan total coverage atau tentang cakupan total sehingga bagi masyarakat Ketungau Tengah yang kurang mampu harus dicover dengan BPJS yang iurannya/preminya di bayar pemerintah daerah.

“Kalaupun juga ada masyarakat yang tidak mampu tidak punya BPJS tidak boleh di tarik bayaran ya, kita letakkan anggarannya di bagian Kesrah, saya taroh lagi anggaran untuk membantu masyarakat kita yang tidak mampu untuk berobat ataupun yang punya BPJS gratis pengobatan tapi biaya nginap di Sintang, biaya transportasi itu juga kita bantu,” jelasnya.

Jadi, tegas Bupati, dengan total coverage tersebut diharapkan tidak ada lagi masyarakat Ketungau Tengah atau masyarakat Kabupaten Sintang yang meninggal kerena tidak berobat atau tidak punya uang.

Selain itu juga, Bupati Jarot menilai Puskesmas Merakai saat ini belum sempurna, karena saat ini hanya dilakukan pembukaan awal untuk itu akan segera dialokasikan anggaran untuk menyempurnakan.

“Kalau ada yang belum selesai segera selesaikan, sehingga puskesmas tersebut bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan pelayan kesehatan masyarakat,” harapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, dr. Harysinto Linoh mengatakan pembangunan Puskesmas Merakai tersebut dibangun awal 2017 lalu berdasarkan keputusan Kementerian Kesehatan yang menggunakan dana alokasi khusus (DAK) apirmasi dengan total anggaran sekitar Rp8,6 miliyar.

“Puskesmas ini dibangun dengan ruang rawat inap 15 tempat tidur, untuk peralatan memang sudah ada, tapi belum lengkap nanti kita lengkapi secara bertahap,” kata Sinto.

Sinto menjelaskan bahwa Puskesmas Merakai ini sudah memenuhi persyaratan Permenkes nomor 75, baik itu tata letak maupun tata ruang sekaligus kedepannya juga untuk menghadapi akreditasi puskesmas dan untuk puskesmas merakai tahun ini akan dilakukan akreditasi.

“Selain fasilitas rawat inap juga ada IGD 24 jam, tahun depan mudah-mudahan kita lengkapi dengan alat ronsen, alat PKG juga sudah ada pokoknya hampir 90% lengkaplah disini,” jelas Sinto.

Sinto berharap dengan telah diresmikannya atau beroperasinya Puskesmas Merakai ini tidak ada lagi proses rujukan yang tidak perlu sampai ke Sintang, karena untuk tenaga dokter saat ini sudah ada dua orang dan akan ditambah lagi kedepannya.

“Untuk proses rujukan yang memang perlu di bawa ke Sintang kita sudah sediakan satu ambulan, mudah-mudahan tahun 2019 mendatang kita dapat pusling air untuk rujukan lewat sungai,” pungkas Sinto. (Sg/Hms)

Tinggalkan Komentar