Wakil Bupati Sragen Ajak Para Aktivis Jadi Pemimpin yang Menginspirasi

Wakil Bupati Sragen, Dedi Endriyatno, Saat Memberikan Materinya Dalam Leadership Sharing FLC 2018 Bersama 64 Aktivis Penerima Bakti Nusa Dompet Dhuafa (Foto: PM)
Wakil Bupati Sragen, Dedi Endriyatno, Saat Memberikan Materinya Dalam Leadership Sharing FLC 2018 Bersama 64 Aktivis Penerima Bakti Nusa Dompet Dhuafa (Foto: PM)

Dedi: Jadilah pemimpin yang menginspirasi bukan menginstruksi

KalbarOnline, Nasional – Salah satu rangkaian acara Future Leader Camp (FLC) 2018 adalah Gala Dinner and Leadership Sharing dengan tokoh pemerintahan, Solo Jum’at (4/5)

Tahun 2018 ini, para peserta FLC 2018 berkesempatan menikmati Gala Dinner bersama Wakil Bupati Sragen, Dedi Endriyatno. Bertempat di Pendopo Kantor Bupati Sragen, 64 aktivis penerima Beasiswa Aktivis Nusantara (BAKTI NUSA) Dompet Dhuafa menikmati makan malam dari Wakil Bupati Sragen diiringi musik gamelan Jawa yang khas.

Dedi Endriyatno pada sesi leadership sharing menyampaikan kepada para aktivis bahwa selama ia menjabat dua kali periode sebagai wakil bupati, banyak hal yang ia pelajari sebagai seorang pemimpin, salah satunya tentang kerjasama tim.

“Pemimpin yang hebat adalah pemimpin yang menginspirasi, bukan hanya memberi Instruksi. Karena saya sangat menyadari bahwa Sragen ini bisa menjadi hebat bukan hanya karena pemimpinnya yang hebat, tapi karena ada kerjasama tim yang hebat,” ujar Dedi menjelaskan.

Selama memberikan sharing, Dedi banyak menyampaikan kisah kepemimpinan Rasulullah, menurutmya Rasulullah adalah pemimpin yang ideal. Baginya Rasulullah adalah pemimpin yang mampu menginspirasi ummatnya hingga saat ini.

“Setiap generasi memiliki cara dan polanya sendiri dalam memimpin. Inilah yang menjadi tantangan bagi pemimpin. Seorang pemimpin harus mampu merubah ketakutan menjadi keberanian dan merubah kelemahan menjadi kekuatan,” papar Dedi.

Dedi menutup sesinya dengan pesan kepada para aktivis sebagai calon pemimpin masa depan untuk memberikan yang terbaik bagi rakyat.

“Jadikanlah upaya pengentasan kemiskinan sebagai orientasi Akhirat dan jadilah pemimpin yang menginspirasi bukan menginstruksi,” tutupnya. (Fai/PM)

Tinggalkan Komentar