Lomba Masakan Tradisional Semarakan Hari Jadi 656 Kota Sintang

Bupati Sintang, Jarot Winarno, Foto Bersama Para Pemenang Lomba Masakan Tradisional yang Merupakan Rangkaian Kegiatan Peringatan Hari Jadi ke 656 Kota Sintang (Foto: Sg/Hms)
Bupati Sintang, Jarot Winarno, Foto Bersama Para Pemenang Lomba Masakan Tradisional yang Merupakan Rangkaian Kegiatan Peringatan Hari Jadi ke 656 Kota Sintang (Foto: Sg/Hms)

Lestarikan tradisi melalui ‘Saprahan’

KalbarOnline, Sintang – Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Hendri Harahap, mewakili Sekda Sintang, Dra. Yosepha Hasnah, M.Si, hadir pada lomba masakan tradisional Sintang di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sintang, Sabtu (5/5). Pada kesempatan ini, Hendri berkesempatan membacakan sambutan Sekda Sintang.

Warna kuning mendominasi pendopo. Masih dalam rangkaian Hari Jadi ke 656 Kota Sintang, Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata melalui Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyelenggarakan acara lomba masakan tradisional Sintang.

“Kita ingin menunjukkan bahwa ‘Sintang untuk semua’ sebagaimana tema HUT kita ini, lewat tradisi saprahan ini, kita bisa saling lebih mengenal, memperkuat persaudaraan dan dapat bersama-sama merasakan kegembiraan,” ungkap Hendri, mengawali sambutannya.

“Kekayaan kuliner kita sangat beragam dan memiliki rasa yang sangat lezat, ini dapat menjadi magnet perkembangan pariwisata kita,” kata Hendri lagi.

Susana selaku Kabid Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disporapar Kabupaten Sintang menyebutkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan budaya kuliner yang ada di Kabupaten Sintang. Kegiatan ini dinilai oleh tim juri dari tokoh masyarakat Sintang, yaitu Utin Rosmiaty, Zubaidah dan Uti Syahril.

“Kami mengambil tema khususnya tentang saprahan dari adat Melayu. Makan saprah ini biasa dilakukan di keraton, namun sekarang juga kita bisa menikmati tradisi ini di rumah-rumah atau di warung makan tertentu,” terangnya.

“Kita ingin tradisi saprahan ini lestari, jangan sampailah punah acara atau sajian masakan tradisional kita,” kata Susana lagi.

Susana mengungkapkan bahwa kegiatan makan saprah ini mengandung nilai-nilai kebersamaan dan sederajat.

“Kita bisa liat cara makan ini, lebih untuk menjalin silahturahmi. Cara penghidangannya, melantai. Ditempat khusus kita akan makan saprah dengan taplak kuning dan dengan piring lama, tapi sekarang kalau di warung dengan daun pisang pun jadi ya,” tukasnya sambil tersenyum.

Tampil sebagai juara kontingen Kelurahan Kapuas kanan hulu, Kelurahan Menyumbung Tengah dan Kelurahan Kapuas kanan hilir.

Piala dan hadiah diserahkan oleh Bupati Sintang, Jarot Winarno usai menyaksikan lomba sampan bidar.

Ada 13 kontingen yang menjadi peserta pada kegiatan ini. Para peserta dari berbagai kelompok masyarakat yang ada di Kecamatan Sintang. Pada pelaksanaannya kegiatan ini diikuti oleh 8 peserta.

Turut hadir Sekdis BKD dan sejumlah perwakilan OPD di lingkungan Pemda Sintang. (Sg/Hms)

Tinggalkan Komentar