BBM Bersubsidi Dilarang Keras Dijual ke Pihak Swasta Perkebunan

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya Membentuk Tim Sub Penyalur BBM Bersubsidi Untuk Daerah Terpencil (Foto: ian)
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya Membentuk Tim Sub Penyalur BBM Bersubsidi Untuk Daerah Terpencil (Foto: ian)

KalbarOnline, Kubu Raya – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, melalui Dinas Perdagangan, Koperasi Usaha Mikro dan Perindustrian membentuk tim Sub Penyalur BBM Bersubsidi untuk daerah terpencil. Dalam penyaluran BBM bersubsidi tersebut, pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga sekaligus mengatur soal kapal pengangkutnya.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian Kubu Raya, Nora Sari Arani mengatakan, pembentukan tim penyalur BBM bersubsidi beserta kapal angkutnya ke daerah terpencil yang dilakukan oleh pihaknya yakni guna memberikan kepastian serta keseragaman harga kepada masyarakat, Selasa (20/2) siang.

Diakuinya selama ini BBM bersubsidi yang disalurkan ke daerah terpencil sarat dengan penyimpangan harga yang terlampau tinggi. Untuk menghapuskan praktik tersebut maka dibentuklan tim penyalur beserta kapal angkutnya oleh Pemerintah.

“Untuk pembentukan tim penyalur BBM bersubsidi ini dilakukan secara bertahap. Sementara ini yang kita terapkan yakni untuk penyaluran BBM di Desa Batu Ampar, Desa Padang Tikar 1 dan Padang Tikar II,” ujar Nora Sari.

Mengenai harga eceran lanjut Nora Sari jenis BBM premium telah ditentukan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bersama pihak Pertamina untuk tiga desa tersebut yakni, per liternya Rp7.500.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Kubu Raya, Rusman Ali pun berharap para penyalur BBM bersubsidi yang telah dibentuk tersebut taat pada HET yang telah disepakati. Jika harga ini dijual tidak sesuai HET, maka bisa diproses secara hukum.

Bupati menegaskan BBM Bersubsidi tidak boleh dijual ke pihak perkebunan yang ada di tiga Desa ini. Pasalnya BBM bersubsidi ini sudah jelas peruntukannya. Sebab itu Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian melalukan pengawasan ketat terhadap tim penyalur yang telah ditunjuk tersebut.

“Saya minta aturan harga ini ditaati. Saya yakin dengan adanya tim penyaluran BBM ini, harga BBM di daerah terpencil bisa stabil,” harapnya. (ian)

Tinggalkan Komentar