Nahkodai PATRI Kalbar, Imam Muhadi Komitmen Jalin Kerjasama Dengan Semua Pihak Tuntaskan Persoalan Transmigrasi

Ketua DPD PATRI Kalbar, Imam Muhadi (Foto: Fat)
Ketua DPD PATRI Kalbar, Imam Muhadi (Foto: Fat)

Pelantikan DPD PATRI Kalbar Periode 2017 – 2022

KalbarOnline, Pontianak – Kepengurusan DPD Perhimpunan Anak Transmigran Republik Indonesia (PATRI) Kalimantan Barat periode 2017 – 2022 secara resmi dilantik, Kamis (8/2) malam.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PATRI, yang diwakili Sekjen DPP PATRI, H Sunu Pramono Budi, Pj Gubernur Kalimantan Barat, yang diwakili oleh Sekretaris Kesbangpol Provinsi Kalbar, Agus Suparman, perwakilan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Wali Kota Pontianak, Sutarmidji, Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, Ombudsman Kalbar, Pengurus Cabang PATRI se-Kalbar, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh Agama, dan para tamu undangan lainnya.

Ketua DPD PATRI Kalbar, Imam Muhadi, dalam sambutannya mengatakan bahwa diusia yang ke – 14, selama ini selalu konsisten untuk mengembangkan pendidikan dan senantiasa memberikan beasiswa kepada anak-anak tidak mampu.

“Kita juga selalu kerja sama dengan pemerintah daerah, untuk menyalurkan anak-anak transmigrasi yang berprestasi untuk dikuliahkan di sejumlah universitas ternama di Indonesia. Bahkan sudah ribuan anak yang sudah kita kirim,” ujarnya.

Dirinya juga mengapresiasi Pemerintah Kayong Utara yang selama ini tak henti-henti memberikan beasiswa kepada anak-anak transmigrasi, baik di pulau Kalimantan maupun Jawa.

“Kita juga selalu konsisten untuk bersama-sama meningkatkan kesehatan masyarakat. Secara kontinyu DPD PATRI Kalbar, melaksanakan kegiatan pengobatan massal, sunatan massal, bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura, bekerjasama dengan kebidanan Muhammadiyah, dan dinas kesehatan di Kabupaten/Kota seluruh Kalimantan Barat, hingg sampai saat ini,” tukasnya.

Dirinya juga menegaskan bahwa PATRI tetap komitmen memperjuangkan permasalahan-permasalahan masyarakat, seperti permasalahan lahan warga, pertanahan, sertifikat dan sebagainya.

“Yang paling utama adalah permasalahan lahan. Makanya kita tidak henti-hentinya untuk memperjuangkan dan selalu bekerjasama dengan berbagai aspek, berbagai organisasi untuk menyelesaikan permasalahan lahan masyarakat, khususnya masyarakat transmigrasi. Maka kedepan kita ingin permasalahan transmigrasi semakin bisa diminimalisir dengan melaksanakan clean and clear, karena apabila tidak diminimalisir akan menjadi bom waktu. Karena berbagai kasus sudah terjadi, sebagai contoh misalnya kasus PT Sintang Raya dan sebagainya. Ini butuh kita urai dan kita selesaikan,” harapnya.

Untuk itu, lanjutnya, perlu kerjasama dan keikhlasan semua pihak untuk menuntaskan persoalan tersebut.

“Maka untuk itu, PATRI senantiasa akan menjalin bekerjasama dengan Pemda, legislatif, yudikatif, maupun Ombudsman. Kenapa Ombudsman, karena permasalahan transmigrasi yang menumpuk yang menjadi bahan diskusi di Ombudsman sangat banyak. Maka kita apresiasi Ombudsman, yang selama ini berkomitmen menyelesaikan permasalahan transmigrasi,” imbuhnya.

“Semoga PATRI bisa bermanfaat untuk negeri, PATRI bisa menghebatkan negeri ini dan bisa menjadi bagian untuk memakmurkan bangsa ini,” tandasnya. (Fat)

Tinggalkan Komentar