Wabup Kapuas Hulu Pimpin Upacara Pelepasan Keberangkatan Prajurit Bataliyon 644 Walet Sakti ke Papua

Wakil Bupati Kapuas Hulu, Antonius L Ain Pamero, Foto Bersama Para Prajurit Bataliyon 644 Walet Sakti, Yang Akan Diberangkatkan ke Papua (Foto: Haq)
Wakil Bupati Kapuas Hulu, Antonius L Ain Pamero, Foto Bersama Para Prajurit Bataliyon 644 Walet Sakti, Yang Akan Diberangkatkan ke Papua (Foto: Haq)

Anton Pamero : Laksanakan Tugas Sesuai Dengan Sumpah Janji Prajurit TNI

KalbarOnline, Kapuas Hulu – Sebanyak 450 prajurit TNI Batalyon Raider Khusus 644/ Walet Sakti Putussibau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat berangkat ke perbatasan Indonesia – Papua Nugini.

Kepada wartawan, Komandan Bataliyon Raider Khusus 644 Walet Sakti Putussibau, Letkol Inf Gede usai upacara pelepasan keberangkatan 450 prajurit TNI di Markas Bataliyon 644 Walet Sakti mengatakan, dirinya bersama para prajurit berangkat dari Putussibau menuju Pontianak, kemudian langsung menuju perbatasan Papua.

“Ratusan prajurit TNI itu akan ditempatkan di belasan pos untuk menjaga dan mempertanggungjawabkan 13 patok batas Negara Indonesia – Papua Nugini di Kabupaten Labipaten Kerom dan Kabupaten Pegunungan Binang Jaya Pura, Provinsi Papua,” jelasnya, Jum’at (2/2).

“Kami minta doa seluruh masyarakat Kapuas Hulu khususnya dan Kalbar umumnya, agar berangkat dan pulang tugas tidak ada kendala dan kembali tanpa kurang satu apapun, seperti ketika kami berangkat,” tukas Gede.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Kapuas Hulu, Antonius L Ain Pamero, berharap agar ratusan prajurit yang menjalankan tugas negara menjaga perbatasan itu selalu menjaga kesehatan dan keselamatan, serta menjalankan tugas sesuai sumpah janji seorang prajurit TNI.

Wabup juga berharap ratusan prajurit TNI yang berangkat dapat menjaga nama baik satuan dan nama baik Kapuas Hulu.

“Semoga tugas yang diemban menjadi ladang pengabdian terhadap negara, atas nama pemerintah dan masyarakat Kapuas Hulu saya ucapkan selamat bertugas dan semoga kembali dari tugas dengan selamat dan berkumpul kembali dengan keluarga,” tutur Anton Pamero. (Ishaq)

Tinggalkan Komentar