Hadiri Penyerahan CSR BNI, Bupati Jarot Harapkan Hal Ini

Bupati Sintang, Jarot Winarno, Saat Menghadiri Penyerahan CSR BNI 46 Cabang Sintang Kepada Pengurus Masjid Jami Sutan Nata Sintang (Foto: Sg/Hms)
Bupati Sintang, Jarot Winarno, Saat Menghadiri Penyerahan CSR BNI 46 Cabang Sintang Kepada Pengurus Masjid Jami Sutan Nata Sintang (Foto: Sg/Hms)

Pelihara cagar budaya

KalbarOnline, Sintang – Bupati Sintang, Jarot Winarno bersama Ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward menghadiri penyerahan bantuan corporate sosial responsibilities (CSR) oleh Bank BNI 46 kepada pengurus Masjid Jami’ Sutan Nata di komplek rumah dinas Bupati Sintang, Selasa (23/1).

“Masjid ini cagar budaya. Kami terima kasih atas bantuan ini selain bantuan dari BNI, Masjid Jami’ juga mendapat pemugaran dari Pemerintah Pusat,” ujarnya.

Bupati Sintang mengungkapkan bahwa daerah yang dipimpinnya merupakan pusat pertumbuhan di kawasan wilayah timur Kalbar. Bupati juga memaparkan kondisi dan potensi Kabupaten Sintang.

“Kita kota yang baru tumbuh, sektor riil, resto hotel, bisa hidup. kita harapkan yang milik BNI tentang KPR, rumah bersubsidi. PNS Sintang, yang jumlahnya 6000 orang banyak yang belum punya rumah,” paparnya sekaligus memberi ilustrasi.

“Kami harapkan kegiatan CSR ini bisa membantu percepatan pembangunan kabupaten Sintang,” harapnya.

Tahun ini Sintang akan ada festival investasi Bukit Kelam pada Augustus dan pekan olahraga Provinsi (Porprov). Tentu akan menumbuhkan sektor riil. Ada home industri yang belum berkembang.

“Terimakasih atas CSR. Rumah ibadah kami banyak. Kita juga perlukan CSR untuk menjadikan ruang terbuka hijau dan ramah anak. Trotoar dan taman yang ramah anak,” jelasnya.

Sementara, Direksi Kepatuhan dan Resiko Bank Nasional Indonesia (BNI) 46, Imam Budi Sarjito, menyampaikan bahwa kedatangannya bersama tim juga untuk melakukan supervisi atas unit dan cabang BNI yang jarang dikunjungi oleh direksi pusat.

“Kita juga menghadirkan agen 46 supaya jangkauan kerja kita lebih jauh dan luas lagi. Mereka masih melakukan transaksi kecil-kecilan,” tukasnya.

“Kita juga menyalurkan kredit usaha rakyat, sebagai bentuk kerja kita mendukung program pemerintah. Kami ingin mengupayakan dukungan sebaik mungkin. Sebagai institusi bisnis. Kita juga mengembangkan teknologi-teknologi yang bisa mendukung aktivitas Ekonomi,” paparnya.

Imam juga menyampaikan bahwa kehadiran CSR perusahaan juga hendaknya menganut prinsip profit, planet dan people (3P).

“Kita ingin sustainable. Salah satu bentuknya, dalam bentuk penyaluran CSR. Dari otoritas kami sudah membuat semacam roadmap dalam menghimpun dana dan kredit sebagai core bisnisnya juga mencanangkan CSR dengan memperhatikan 3P tersebut,” terangnya.

“Kami harap di masa yang akan datang kita semakin bisa mendukung program pemerintah dan kerjasama saling mendukung ini dapat terus berlanjut. Semoga bermanfaat untuk program yang dicanangkan pemerintah daerah Sintang,” tukasnya.

Imam juga menyerahkan secara simbolis bantuan CSR sejumlah Rp150 juta kepada Deni Haryanto selaku pengurus masjid Jami’ Sutan Nata Sintang. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi antar pihak BNI dengan OPD. (Sg/Hms)

Tinggalkan Komentar