Pasca Cuti Natal dan Tahun Baru, Tak Ingin Pelayanan Publik Terhambat, Bupati Sidak ke Sejumlah OPD

Pasca Cuti Natal dan Tahun Baru, Tak Ingin Pelayanan Publik Terhambat, Bupati Sidak ke Sejumlah OPD (Foto: Sg/Hms)
Pasca Cuti Natal dan Tahun Baru, Tak Ingin Pelayanan Publik Terhambat, Bupati Sidak ke Sejumlah OPD (Foto: Sg/Hms)

KalbarOnline, Sintang – Pasca cuti bersama perayaan Natal 2017 dan tahun baru 2018, tepat pada hari pertama masuk kerja di 2018, Bupati Sintang, Jarot Winarno melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah instansi pelayanan termasuk organisasi pemerintah daerah (OPD), Selasa (2/1/18).

Adapun yang disidak oleh Bupati diantaranya Puskesmas Dara Juanti, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sintang, Dinas Pengelola Keuangan dan Anggaran Daerah (DPKAD) Kabupaten Sintang, Dinas Perdagangan Industri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa (DPMPD).

Bupati Jarot mengatakan, kegiatan sidak yang dilakukan ke Puskesmas Dara Juanti tersebut ingin mengetahui secara langsung sejauh mana fungsi operasional pelayanan Puskesmas pasca libur.

Sedangkan sidak yang dilakukan ke Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sintang, ingin mewujudkan cita-cita open government.

“Karena Indonesia masuk dalam sepuluh besar negara yang masuk dalan open government, dalam memenuhi tuntutan publik dalam keterbukaan pemerintah lebih transparan, akuntabel, inklusif sehingga bisa merespon apa yang menjadi keinginan masyarakat dan salah satunya katalisatornya adalah teknologi informasi dalam membangun komunikasi dengan masyarakat,” tukasnya.

Mengenai sidak di kantor Dinas Pengelola Keuangan dan Anggaran Daerah (DPKAD) Kabupaten Sintang, Bupati menjelaskan bahwa dirinya ingin mengucapkan terimakasih kepada seluruh karyawan dan karyawatinya.

“Karena disela-sela kesibukan Natal dan tahun baru, telah mampu menyelesaikan pencairan dan penerapan dana anggaran pembangunan tahun 2017,” ucapnya.

Selain itu, tujuan kunjungannya ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bupati menegaskan bahwa sesuai ikon Pemerintah Kabupaten Sintang yaitu ingin mewujudkan masyarakatnya yang cerdas, sehat, maju, religius, sejahtera yang ditopang dengan tata kelola Pemerintahan yang bersih.

Dirinya melihat sejauh kepemimpinannya selama satu tahun sepuluh bulan, belum melihat adanya perubahan yang berarti di dunia pendidikan, yang diakibatkan dari berbagai aspek termasuk akses dan kualitas pendidikan serta pemerataan tenaga pelajar termasuk kegaduhan masalah guru garis depan (GGD), dan pihaknya berharap pada tahun 2018 Disdikbud Sintang lebih fokus memperhatikan kondisi sarana infrastruktur dasar, prasarana sekolah yang masih kurang dan mengalami rusak cukup parah.

Pada kesempatan tersebut, Bupati didamping Sekda Sintang, Yosepha Hasnah, Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Henri Harahap, S.Sos., MM serta sejumlah pejabat lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang. (Eko Hms)

Tinggalkan Komentar