Hadiri Sambung Rasa Bersama Ponpes Nahdlatul Arifin, Ini Permintaan Bupati Jarot

Bupati Sintang, Jarot Winarno, Saat Menghadiri Kegiatan Sambung Rasa Bersama Ponpes Nahdlatul Arifin (Foto: Sg/Hms)
Bupati Sintang, Jarot Winarno, Saat Menghadiri Kegiatan Sambung Rasa Bersama Ponpes Nahdlatul Arifin (Foto: Sg/Hms)

 

Sambung Rasa Dengan Ponpes Nahdlatul Arifin Desa Mensiap Baru

KalbarOnline, Sintang – Bupati Sintang Jarot Winarno menghadiri kegiatan Sambung Rasa
pondok pesantren “Nahdlatul Arifin” Desa Mensiap Baru, Kecamatan Tempunak.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Bidang pekerjaan jalan desa, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sintang, Suryadi,ST, MT, Sabtu siang (30/12).

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan bahwa dengan hadirnya pondok pesantren Nahdlatul Arifin di tengah masyarakat Desa Mensiap Baru ini sangat penting bagi pendidikan agama untuk anak-anak yang ada di Desa Mensiap Baru selain pendidikan formal yang di dapat juga pendidikan agama sehingga menjadi masyarakat yang religius, supaya dapat membentengi dan menanggulangi dari hebatnya pengaruh globalisasi jaman sekarang terutama dari pengaruh pornografi dan narkoba yang semakin marak.

“Dalam pendidikan pesantren perlu adanya multi ikhtiar yang dapat dilakukan, tidak hanya batin saja. Tentunya bagaimana pendidikan pesantren punya jejaring dalam menyikapi isu – isu global yang dapat merusak moral anak bangsa. Hal inilah yang menjadi
tantangan terbesar bagi pendidikan pondok pesantren, kedepan diharapkan mampu menjawab bagaimana cara berislam dalam masyarakat yang plural, dan bagaimana bernegara dalam masyarakat yang relijius, kedua ini lah yang menjadi tantangan bagi kita semua.” jelasnya.

Sementara pengasuh pondok pesantren, Ustadz Ahmad Sohid mengatakan berdirinya pondok
pesantren Nahdlatul Arifin ini merupakan sebuah lembaga pendidikan yang berada di Desa
Mensiap Baru dan ini merupakan jawaban dari tuntutan masyarakat yang menginginkan pendidkan yang efektif dan efisien berguna untuk mengantisipasi perkembangan jaman yang semakin jauh dari tuntunan syariat agama Islam.

“Sehingga kami termotivasi untuk menangani pendidikan ilmu fiqih dalam ajaran Islam,” tandasnya.

Sebagai informasi, adapun visi dan misi dari pondok pesantren Nahdlatul Arifin yaitu:

– Memupuk santri agar semangat dan cinta terhadap islam serta berahlak karimah
– Menumbuhkan semangat dan kecintaan kepada Al –Quran
– Menumbuhkan kecintaan dan berbakti pada orang tua dan keluarga
– Menumbuhkan semangat peduli terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar
– Menumbuhkan semangat mandiri inovatif,kreatif,serta berdedikasi tinggi.

Tinggalkan Komentar