Ria Norsan Tegaskan Pemkab Mempawah Siap Anggarkan Pembangunan Gereja Representatif

Bupati Mempawah, Ria Norsan, Didampingi Istri, Saat Menghadiri Perayaan Natal Bersama BAPOWI Mempawah (Foto: Hms)
Bupati Mempawah, Ria Norsan, Didampingi Istri, Saat Menghadiri Perayaan Natal Bersama BAPOWI Mempawah (Foto: Hms)

KalbarOnline, Mempawah – Pemerintah Kabupaten Mempawah berkomitmen membangun gereja yang representatif di wilayah Kabupaten Mempawah.

Hal itu ditegaskan Bupati Mempawah, Ria Norsan, saat menghadiri perayaan natal bersama BAPOWI Mempawah di Aula Sekolah Tinggi Teologi ATI Anjongan, beberapa waktu lalu.

Ia juga menegaskan bahwa Pemkab Mempawah siap menganggarkan dana pembangunan gereja tersebut.

Selain itu, Bupati dua periode ini juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah bertemu dengan sejumlah perwakilan umat Kristiani terkait rencana pembangunan gereja.

“Kita sudah sampaikan keinginan pemerintah daerah untuk membangun satu gereja yang bagus,” ujarnya.

Syaratnya, lanjut Norsan, dari pihak umat Kristiani harus segera menyampaikan ke pemerintah daerah di mana bakal lokasi pembangunan gereja akan dilakukan. Yang jelas, kata dia, lokasi gereja harus mudah dijangkau oleh jemaah. Jika lokasi telah ada, Norsan memastikan tahapan pembangunan akan segera dimulai.

“Tunjukkan tempat yang tepat, maka kemudian kami dari pemerintah daerah siap menganggarkan. Supaya ada satu gereja yang representatif dan bagus di Kabupaten Mempawah ini. Mudah-mudahan secepat mungkin bisa didapat lokasinya. Kalau lokasi dapat, mungkin 2018 awal sudah bisa kita bangun,” janjinya.

Lebih jauh Norsan mengapresiasi eksistensi Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Mempawah. Menurut dia, FKUB punya andil penting dalam menciptakan kehidupan umat beragama yang rukun di Kabupaten Mempawah. Bermodalkan keharmonisan, sebutnya, proses pembangunan daerah pun dapat berjalan dengan lancar.

“Alhamdulillah kita dalam keadaan rukun dan damai. Ini berkat kerja sama yang baik antara satu dengan yang lainnya. Jadi inilah yang kita inginkan bersama, bahwa kita selalu harmonis. Mengapa? Dengan rukunnya daerah, kita akan mudah untuk membangun,” tuturnya.

Norsan menegaskan, selaku kepala daerah ia menerapkan prinisip kesetaraan dalam kepemimpinannya. Dirinya tak menghendaki ada pembedaan perlakuan terhadap masyarakat yang dipimpin.

“Di dalam saya memimpin, tidak pernah tebersit sedikitpun untuk membeda-bedakan satu dengan yang lainnya. Semuanya adalah masyarakat saya, rakyat saya. Tanpa masyarakat saya tidak akan bisa menjadi pemimpin,” ucapnya.

“Masyarakat yang memilih saya sebagai bupati sehingga saya punya kewajiban untuk bisa mensejahterakan masyarakat,” timpalnya.

Mengenai perayaan natal dan tahun baru, Norsan meminta umat Kristiani merayakannya dengan kesederhanaan. Alih-alih berlebihan.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Mempawah mengucapkan selamat Hari Natal kepada umat Kristiani yang merayakannya,” ucapnya.

Melalui momentum Natal, lanjut Norsan, umat Kristiani harus dapat meningkatkan ketaatan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Kenapa? Karena kita sebagai hamba Tuhan bergantung kepada Tuhan. Tanpa adanya izin Tuhan, kita semua tidak ada daya dan upaya. Maka kita kembalikan semua kepada-Nya dan mohon izin-Nya,” pesannya. (Fai/Hms)

Tinggalkan Komentar