DWP Dukung Kesuksesan Organisasi dan Karir Suami

Pengurus DWP Kota Pontianak, Foto Bersama Usai Kegiatan Peringatan HUT DWP ke-18 (Foto: Jim)
Pengurus DWP Kota Pontianak, Foto Bersama Usai Kegiatan Peringatan HUT DWP ke-18 (Foto: Jim)

HUT ke-18 DWP Kota Pontianak

KalbarOnline, Pontianak – Organisasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Pontianak memasuki usia ke-18 tahun. Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 DWP Kota Pontianak diperingati dengan sederhana di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Pontianak, Selasa (19/12).

Pj Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Herry Hadad mengatakan, organisasi DWP sama dengan organisasi wanita lainnya. Sebagai wadah untuk membentuk dan mewujudkan rasa persatuan dan kebersamaan dalam mendukung sukses organisasi dan karir suami, DWP harus mampu menjalankan perannya sebagai istri Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Saya mengajak seluruh pengurus DWP Kota Pontianak untuk senantiasa berkomitmen mengembangkan kualitas peran perempuan dan bertanggung jawab untuk membawa nama besar organisasi DWP melalui unsur pelaksana masing-masing OPD se-Kota Pontianak guna menuju ketahanan keluarga,” ujarnya.

Pjw DWP Kota Pontianak, Tri Untari Herry Hadad menuturkan, di usia 18 tahun, DWP merupakan organisasi yang cukup dewasa dalam mengambil keputusan menuju organisasi yang mandiri dengan visi menjadi organisasi istri ASN yang profesional.

“Untuk memperkuat peran serta kaum perempuan dalam pembangunan bangsa,” katanya.

Menurutnya, sebagai organisasi masyarakat perempuan yang besar di Indonesia, sudah semestinya DWP mengambil peran strategis berperan aktif dalam pembangunan nasional. Potensi DWP, mulai dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota hingga ke kecamatan dan kelurahan menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan untuk memberikan kontribusi penuh dalam mensukseskan program nasional.

Dikatakannya, pentingnya peran strategis perempuan dalam aspek pembangunan semakin meningkat. Perempuan bisa mengaktualisasikan dirinya dalam banyak hal sesuai dengan program prioritas yang ditetapkan.

“Yakni pendidikan, ekonomi dan kesehatan,” ucapnya.

Untuk itu, kata dia, program peningkatan kualitas dan pengembangan wawasan bagi anggota DWP lebih diperluas lagi. Pengembangan kualitas istri ASN, hendaknya DWP dan kaum perempuan umumnya terus mengaktualisasikan dirinya dalam berkontribusi dan kritis dalam menyikapi isu-isu yang sedang berkembang.

Tri menjelaskan, ada tiga hal yang tiga program prioritas DWP, yakni pembinaan pendidikan keluarga di lingkungan DWP dan masyarakat, pemberdayaan ekonomi produktif dan kreatif bagi anggota dan masyarakat serta implementasi masyarakat Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS).

“Dengan program prioritas di atas, DWP semua tingkat kepengurusan bisa ikut berperan aktif sebagai motivator lapangan memberikan motivasi kepada masyarakat untuk menyelesaikan persoalan bangsa,” pungkasnya. (jim)

Tinggalkan Komentar