HUT ke-18, DWP Diharapkan Berperan Aktif Dalam Pembangunan Nasional

Ketua DWP Sekadau, Maria Yohanes Jhon, Saat Memberikan Sambutan Pada Peringatan HUT DWP ke-18 (Foto: Mus/Hms)

Aktualisasikan peran yang sangat strategis dalam mendukung program pemerintah

KalbarOnline, Sekadau – Dharma Wanita Persatuan (DWP) sudah memasuki usia ke-18 tahun. Usia yang terbilang matang dalam berkiprah dalam mendukung suskesnya penyelenggaraan pemerintah.

Sebagai istri ASN, anggota DWP didorong untuk mengaktualisasikan peran dalam mendukung program pemerintah.

Ketua DWP Kabupaten Sekadau, Maria Yohanes Jhon mengatakan bahwa usia ke–18 merupakan suatu usia yang cukup dewasa untuk mengambil keputusan menuju organisasi yang mandiri dengan visi menjadi organisasi istri ASN yang profesional.

Hal ini, untuk memperkuat peran serta perempuan dalam pembangunan bangsa.

“Sebagai organisasi masyarakat perempuan yang besar di Indonesia. Sudah seharusnya DWP mengambil peran strategis, berperan aktif dalam pembangunan nasional,” ujarnya Selasa (12/12) lalu.

Ia mengatakan, 2017 merupakan tahun pengembangan program kerja DWP. Ia juga, pentingnya peran strategis perempuan dan aspek pembangunan semakin meningkat.

Perempuan, kata Maria, bisa mengatualisasikan dirinya dalam banyak hal baik itu pendidikan, ekonomi dan kesehatan.

“Kontribusi DWP turut serta menyelesaikan masalah bangsa telah masuk dalam program prioritas yang telah ditetapkan bersama. Dengan program prioritas tersebut perngurus bisa terus aktif memberi advokasi, motivasi dalam menyelesaikan masalah bangsa secara antisipatif,” terangnya.

Maria juga mengatakan bahwa peran serta anggota DWP sebagai istri ASN sangatlah penting. Terutama, dalam membantu pelaksanaan program-program pemerintah dilapangan.

“Sehingga tujuan dari pembangunan nasional bisa cepat terwujud,” kata dia.

Sementara itu, Asisten I Setda Kabupaten Sekadau, Fendy menuturkan, sebagai organisasi yang berusia 18 tahun adalah usia yang cukup matang.

Terlebih lagi DWP telah berkiprah baik sebagai organisasi kemasyarakatan maupun organisasi yang mendukung tugas-tugas suami dalam rangka mensukseskan penyelenggaraan Pemkab Sekadau.

“Sebagai istri ASN tidak ada pilihan lain, karena harus mempu mengembangkan potensi diri. DWP merupakan organisasi keanggotaannya cukup banyak dan kuat karena mempunyai jejaring yang mengacu pada kedinasan,” ujarnya.

Untuk itu, ia berharap ulang tahun DWP dijadikan momentum yang sangat strategis untuk mengevaluasi semua program-program yang sudah maupun yang akan dilaksanakan.

Ia meyakini, dengan pengalaman, pendidikan dan kemampuan semua unsur elemen pengurus dan anggota dapat terpacai secara optimal.

“Kembangkan program yang mudah untuk dilaksanakan dan menyentuh kebutuhan masyarakat, diantaranya melalui usaha peningkatan keterampilan berusaha, serta pembinaan mental dan spiritual,” ucapnya.

“Mudah-mudahan dengan upaya yang sungguh-sungguh oleh pengurus DWP, tujuan visi dan misi organisasi untuk kesejahteraan akan tercapai,” timpalnya.

Sementara, Ketua Panitia Kegiatan, Agata Emanuel mengatakan, adapun rangkaian kegiatan HUT DWP diantaranya lomba membuat kue non beras atau terigu, anjangsana ketempat anggota yang sakit.

Selain itu DWP juga bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sekadau dalam pelaksanaan bakti sosial tes IVA dan sadanis.

“Kami apresiasi dan terimakasih kepada Pemkab Sekadau yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” tuturnya.

Hadir dalam kegiatan Penasehat DWP Kabupaten Sekadau, Kristina Rupinus, Perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sekadau, jajaran SKPD di lingkungan Pemkab Sekadau dan anggota DWP Kabupaten Sekadau. (Mus/Hms)

Tinggalkan Komentar