Bupati Tegaskan Kepala SKPD Kerja Sesuai Aturan

Bupati Sekadau, Rupinus, Saat Menghadiri Rakernas Pelaporan Keuangan Negara (Foto: Mus/Hms)
Bupati Sekadau, Rupinus, Saat Menghadiri Rakernas Pelaporan Keuangan Negara (Foto: Mus/Hms)

Rupinus: Maksimal, tepat sasaran, efektif dan efesien

KalbarOnline, Sekadau – Bupati Sekadau, Rupinus meminta kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Sekadau agar program kerja yang telah disusun dapat dilaksanakan dengan tepat waktu.

Selain tepat waktu, Rupinus juga meminta agar program kerja yang disusun oleh SKPD harus tepat sasaran, efektif, efisiensi dan harus mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Menurutnya, mewujudkan program tersebut adalah sebuah keharusan bagi seluruh SKPD.

“Saya ingatkan kepada-kepala SKPD agar program kerja yang telah disusun di tahun anggaran 2017 ini supaya segera dilaksanakan, saya juga ingin tahu sejauh mana progresnya, terutama yang bersumber dari DAK pusat mana yang sudah dilaksanakan dan mana yang belum dilaksanakan,” ujarnya.

Dirinya juga mengatakan bahwa DAK harus dikejar sebelum tutup buku 2017. Apabila ada yang belum dilaksanakan supaya segera dilaksanakan. Jangan ada lagi alasan karena cuaca sehingga programnya tidak terlaksana.

“Jangan hanya mau mintanya saja, tetapi tidak mampu dilaksanakan, yang bagus itu kan ketika dana yang kita minta itu disetujui tetapi dilaksanakan. Kalau ini tidak dapat dilaksanakan tentunya menjadi catatan bagi pemerintah pusat untuk memberikan dak selanjutnya,” tegasnya.

Rupinus menambahkan, bahwa kemampuan setiap SKPD untuk mencapai target tersebut juga akan menjadi tolak ukur penilaian kinerja.

Oleh karena itu ia menegaskan agar para kepala SKPD dapat bekerja secara maksimal, dan tentunya juga harus tepat sasaran, efektif dan efisiensi.

“Setiap dinas harus punya program yang bersifat perioritas dan bekinerja. Saya melihat masih banyak kegiatan yang bersifat rutinitas. Ada kegiatan yang seharusnya bisa dilaksanakan di kabupaten tetapi dilaksanakan diluar kabupaten. Ini yang disebut kurang efektif dan tidak efisien,” tukasnya.

Untuk lanjut dia, hal-hal tersebut yang harus di rubah. Dirinya menginginkan adanya inovasi program dari dinas, kinerjanya langsung bisa dirasakan oleh masyarakat.

Oleh karena itu menurut Rupinus semua program kerja dinas harus terencana dan terprogram apa yang disebut dengan e-planing atau e-program.

Hal lain yang tidak kalah pentingnya menurutnya, adalah masalah pengelolaan keuangan daerah. Rupinus meminta semua SKPD harus mengedepankan prinsip kehati hatian dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Saya minta Kepada kepala SKPD agar dalam pengelolaan keuangan harus dilaksanakan dengan baik sesuai dengan peraturan perundang undangan berlaku. Demikian juga dengan aset, juga harus dikelola dengan baik, semuanya harus tercatat. Jauhi dari tindakan melawan hukum seperti korupsi,” tukasnya. (Mus)

Tinggalkan Komentar