Kekurangan SDM di Kubu Raya Juga Dikarenakan Moratorium Pempus

Bupati Kubu Raya, Rusman Ali Saat Diwawancarai Terkait Isu-isu Negatif Persengketaan Lahan Antara Warga dan Perusahaan (Foto: Ian)
Bupati Kubu Raya, Rusman Ali Saat Diwawancarai Terkait Isu-isu Negatif Persengketaan Lahan Antara Warga dan Perusahaan (Foto: Ian)

Bupati akui pihaknya masih upayakan formulasi dalam mensiasati kekurangan SDM

KalbarOnline, Kubu Raya – Kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) hampir terjadi di seluruh jajaran Pemerintahan seluruh Indonesia tak terkecuali Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Adapun kekurangan SDM tersebut diantaranya pada bidang tenaga medis, tenaga guru, penyuluh pertanian dan sejumlah bidang lainnya.

Bupati Kubu Raya, Rusman Ali mengaku bahwa ia bersama jajaran tengah mengupayakan formulasi guna mensiasati permasalahan kekurangan SDM. Sebab, lanjutnya, jika tak segera dicarikan solusi, akan berdampak pada pelayanan publik.

“Kemarin itu juga ada 127 K2 belum beruntung dalam test, sehingga belum tercover sehingga kita akan carikan formulanya serta aturannya. Mudah-mudahan ini bisa kita angkat, guna mengurangi sejumlah kekurangan yang terjadi. Minimal bisa mengurangi kekurangan yang cukup besar,” ujar Bupati.

Bupati mengklaim bahwa kekurangan tenaga di Kubu Raya sama halnya yang terjadi dengan pemerintahan di Kabupaten/kota lainnya, yakni terkait moratorium dari pemerintah pusat.

“Sulit untuk dielakkan. Lagi pula sudah menjadi ketentuan pusat, jadi kita tidak bisa berbuat banyak,” terangnya.

Diketahui, Pemerintah Kubu Raya belum lama ini telah mengeluarkan SK untuk sejumlah pengangkatan PNS. Meski demikian, masih belum dapat mengimbangi kekurangan tersebut, terlebih lagi pada tenaga medis dan tenaga guru.

“Meskipun terjadi kekurangan, kita mengefisiensikan seluruh tenaga bisa lebih maksimal lagi. Yaitu dengan menggenjot semangat inovasi kepada seluruh instansi. Jadi, ini bisa menjawab dampak dari kekurangan. Terutama di bagian pelayanan,” tandasnya. (Ian)

Tinggalkan Komentar