Kodam XII/Tpr Gelar Shalat Idul Adha 1438 H Bersama Masyarakat

Syeikh H Hadran Abdullah Falluga, Saat Memberikan Khotbahnya Pada Shalat Idul Adha 1438 H di Kodam XII Tpr (Foto: Ian/Hms)
Syeikh H Hadran Abdullah Falluga, Saat Memberikan Khotbahnya Pada Shalat Idul Adha 1438 H di Kodam XII Tpr (Foto: Ian/Hms)

KalbarOnline, Kubu Raya – Kodam XII/Tanjungpura menggelar Shalat Idul Adha 1438 H, berlangsung di lapangan Makodam, Jalan Alteri Alianyang Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, Jum’at (1/9). Dalam Pelaksanaan Shalat Idul Adha dihadiri Irdam XII/Tpr, para Asisten dan Kabalakdam XII/Tpr, Prajurit dan PNS, keluarga besar prajurit dan masyarakat Pontianak dan Kubu Raya.

Selaku imam dan Khotib, Syeikh H Hadran Abdullah Falluga dalam ceramahnya menyampaikan bahwa dari sekian banyak hal yang harus diteladani dari Nabi Ibrahim Alaihissalam dan orang – orang yang bersama dengan dia serta mengambil hikmah dari pelaksanaan ibadah haji yang berlangsung di tanah suci, paling kurang ada lima isyarat yang bisa diambil sebagai resep dalam memperbaiki kualitas kehidupan bangsa  yang mayoritas penduduknya adalah muslim.

Pertama, berbaik sangka kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, sikap ini merupakan sesuatu yang sangat penting, karena dari sikap inilah akan menjalani kehidupan sebagaimana yang ditentukan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Kedua, Manakala seorang muslim sudah berprasangka baik kepada Allah, maka apapun yang diperintah Allah akan dilaksanakan dan apapun yang dilarang akan ditinggalkannya, inilah yang disebut dengan disiplin dalam syari’at, ibadah haji dan kurban yang merupakan pelaksanaan dari salah satu syari’at yang diturunkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Sementara yang Ketiga, merupakan pelajaran dari Nabi Ibrahim Alaihissalam beserta keluarganya guna memperbaiki kualitas bangsa yaitu berusaha untuk mencari rizki yang halal, bukan menghalalkan segala cara. Keempat, untuk memperbaiki kualitas bangsa adalah bergerak dalam kebaikan. Ibadah haji merupakan ibadah bergerak.

“Kelima, untuk memperbaiki kualitas kehidupan bangsa adalah pengorbanan di jalan yang benar. Idul Adha merupakan hari raya qurban, satu hari yang mengingatkan kita untuk memperkokoh semangat pengorbanan, hal ini karena Nabi Ibrahim dan keluarganya yang kita kenang pada Hari Raya Idul Adha ini merupakan tokoh yang tiada tara dalam berkorban untuk menujukkan ketaatanya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” tegas Syeikh H Hadran.

Diakhir Khutbahnya, Syeikh H Hadran mengajak kaum Muslimin untuk menyiapkan diri, keluarga, masyarakat, menjalani kehidupan yang lebih baik. Karena itu diperlukan pemimpin yang baik, pemimpin yang bukan sekedar berstatus sebagai Muslim tapi memang dapat menunjukan identitas Keislaman, keberpihakan pada nilai – nilai Islam dan mampu menunjukan pelayanan kepada masyarakat.

Momentum idul Adha sekarang merupakan saat yang tepat untuk  memacu diri berusaha lebih keras dan sungguh – sungguh agar terwujud negeri yang baik dan memperoleh ridho Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Setelah selesai melaksanakan Shalat Idul Adha, Pangdam XII/Tpr melalui Kasdam XII/Tpr secara simbolis menyerahkan hewan Qurban kepada panitia penyembilihan di Masjid Nurul Ikhlas Makodam. Bahwa pada tahun ini di Makodam terkumpulkan 15 ekor hewan qurban yakni 6 ekor sapi dan 9 ekor kambing yang akan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerimanya. (Ian/Hms)

Tinggalkan Komentar