Alasan Tugas, Penipu Catut Nama Kasat Reskrim Polres Sekadau

Ilustrasi Penipuan Dengan Modus Pencatutan Nama (Foto: Ist)
Ilustrasi Penipuan Dengan Modus Pencatutan Nama (Foto: Ist)

KalbarOnline, Sekadau – Pencatutan nama pejabat di lingkungan Polres Sekadau lagi-lagi terjadi. Sebelumnya, pencatutan nama pejabat Polres Sekadau telah terjadi. Bahkan, pencatutan tersebut membawa nama Kapolsek hingga Kapolres demi mengelabui calon korban.

Direktur PDAM Sirin Meragun, Yok Kelak menuturkan, baru-baru ini dirinya mendapatkan pesan singkat yang mengatasnamakan Kasat Reskrim Polres Sekadau, Iptu M Ginting.  Hanya saja ia tak merespon pesan singkat tersebut. Selain itu, Yok mengaku menerima telepon berkali-kali.

“Dia (Seseorang mengaku Kasat Reskrim, red) short message service (SMS) ke saya, Selasa (29/8) malam. Besoknya, nomor tersebut telepon saya hingga tiga kali,” ujar Yok saat ditemui diruangannya, Senin (4/9).

Yok menceritakan, dalam percakapan telepon itu, oknum tersebut menyatakan ada tugas khusus. Kemudian, kata Yok, orang tersebut meminta bantu membayar tiket pesawat.

“Minta maaf, kalau untuk tiket saya juga tidak mampu bantu. Sayapun belum gajian,” kata Yok menirukan percakapannya dengan oknum tak bertanggung jawab tersebut.

Bahkan, kata Yok, orang tersebut meminta nomor telepon ajudan Bupati hingga Sekretaris Daerah. Merasa ada yang tidak benar, Yok kemudian mengkonfirmasi hal tersebut kepada salah seorang anggota Polres Sekadau.

“Saya kemudian tanya sama anggota, katanya itu tidak benar apalagi minta uang, itu penipuan,” ucap Yok.

Yok mengatakan, dirinya tidak menerima nomor rekening untuk mentransfer uang yang diminta. Dikatakan dia, hal itu lantaran dirinya mengabaikan permintaan onkum yang mengaku sebagai Kasat Reskrim itu.

“Saya blok nomor itu,” tuturnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, oknum tak bertanggungjawab itu mengelabui calon korbannya dan mengaku sebagai Kasat Reskrim Polres Sekadau, Iptu M Ginting. Adapun nomor yang digunakan yaitu, 082365663363, pelaku mengirim pesan singkat hingga menelepon calon korbannya.

Pada seseorang calon korbannya yang lain, pelaku berdalih agar dibantu membayar tiket pesawat dari Jakarta–Pontianak, pukul 18.50, Kamis (31/8). Adapun jumlah uang yang diminta kepada calon korbannya sebesar Rp8.432.000. Tak hanya itu, pelaku bahkan tak segan meminta dilebihkan uang saku bagi anggotanya dari Pontianak sampai ke Sekadau.

Menyikapi masalah tersebut, Kasat Reskrim Polres Sekadau, Iptu M Ginting menyatakan, bahwa hal itu tidak benar. Ia mengatakan, seseorang telah menggunakan namanya untuk mengelabui calon korbannya.

“Sudah ada konfirmasi langsung kepada saya. Saya merasa tidak pernah menelepon atau sms, apalagi meminta sejumlah uang kepada siapapun. Itu penipuan,” tegasnya.

Ia menambahkan, hal itu merupakan modus penipuan dengan mencatut namanya. Untuk itu, ia meminta masyarakat agar tidak mudah mempercayainya. Apalagi, bila dimintai sejumlah uang.

“Kami meminta masyarakat agar tidak mudah percaya. Bila mencurigakan di blok nomornya dan lapor kepada pihak berwajib,” pintanya. (Y/Mus)

Tinggalkan Komentar