Bupati Resmikan Objek Wisata Saray Brunyau Permai

Objek Wisata Saray Brunyau Permai di Desa Riam Piyang, Kecamatan Bunut Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu (Foto: Ishaq)
Objek Wisata Saray Brunyau Permai di Desa Riam Piyang, Kecamatan Bunut Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu (Foto: Ishaq)

AM Nasir: Budaya Gotong Royong Mesti Dijaga dan Dilestarikan

KalbarOnline, Kapuas Hulu – Bupati Kabupaten Kapuas Hulu, AM Nasir, SH dalam kunjungan kerjanya ke Kecamatan Bunut Hulu, meresmikan Objek Wisata Saray Brunyau Permai (SBP) yang terletak di Desa Riam Piyang Kecamatan Bunut Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Sabtu (20/5).

Hadir dalam kesempatan tersebut, anggota DPRD, Hamdi Jafar, S.Sos, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kapuas Hulu, Antonius beserta Staf dan Jajaran Camat Bunut Hulu, Sopuan, Muspika Bunut Hulu, beberapa Kepala SKPD jajaran Pemkab Kapuas Hulu, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan ribuan pengunjung dari berbagai Kecamatan di Kapuas Hulu.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Riam Piyang, Alial mengucapkan terimakasih kepada Bupati beserta rombongan, karena telah sudi untuk hadir memenuhi undangan.

Alial menjelaskan tentang awal mula sehingga dibangunnya akses jalan menuju objek wisata ini, dimana pembangunan akses jalan menuju objek wisata ini juga merupakan salah satu pembangunan akses menuju jalan produksi atau jalan tani.

Dikatakan Alial, akses jalan yang telah dibuka ini sepanjang lima kilometer, dimana dana yang digunakan untuk membuka akses jalan ini menggunakan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2017 sebesar Rp268.040.000,00. (Dua Ratus Enam Puluh Delapan Juta Empat Puluh Ribu Rupiah), namun masih menggunakan dana talangan dari pihak ketiga.

“Akses menuju jalan produksi atau jalan tani ini sudah dibuka sepanjang lima kilometer dengan menggunakan dana talangan dari pihak ketiga, namun masih sekitar 11 kilometer lagi yang masih belum dibangun, sedangkan potensi persawahan disana sangat luas, luasnya mencapai hingga 800 hektare,” jelasnya.

Alial menambahkan, dalam perjanjian dengan pihak ketiga, dana talangan ini akan diganti atau akan dilunasi setelah Dana Desa tahap pertama pada tahun 2017 ini cair.

Alial berharap, kepada Pemerintah Daerah Kapuas Hulu melalui dinas terkait, untuk dapat membantu membangun pembukaan akses jalan produksi yang masih belum dibangun sepanjang 11 kilometer ini, sebab 85 persen usaha masyarakat di hulu Sebilit melewati akses tersebut, demikian pula kepada Dinas Pariwisata Kapuas Hulu, agar dapat bekerjasama dengan Pemerintah Desa Riam Piyang dalam membantu memajukan Objek Wisata ini.

Sementara Camat Bunut Hulu, Sopuan menyatakan bahwa Wisata Saray Brunyau Permai ini sudah lebih baik dibanding sebelumnya, sudah hampir enam bulan masyarakat secara swadaya bergotong-royong dalam membenahi jalan, dari titik nol hingga sampai kesini, dengan tujuan agar Bupati dapat hadir disini seperti sekarang ini.

Sopuan juga menyampaikan harapan masyarakat Desa Riam Piyang kepada Pemerintah Daerah, untuk dapat melanjutkan pembangunan akses jalan produksi yang belum dibuka sepanjang 11 kilometer tersebut, agar ekonomi masyarakat bisa semakin maju dengan dibukanya akses jalan dan lahan pertanian yang luas dan tidak diragukan lagi potensinya.

Khusus kepada Kepala Dinas Pariwisata yang juga hadir, atas nama masyarakat Desa Riam Piyang, Sopuan menyampaikan agar Dinas Pariwisata Kapuas Hulu bisa mendukung dalam memajukan potensi Wisata yang sudah ada ini.

Bupati Kabupaten Kapuas Hulu AM Nasir, SH sangat mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Desa Riam Piyang dan tentunya pula kepada seluruh masyarakat Desa Riam Piyang atas dukungan dan kerjasama, serta semangat gotong-royong yang dimiliki.

“Saya sangat mengapresiasi setinggi-tingginya atas semangat gotong-royong di Desa Riam Piyang ini, setiap hari sabtu mereka selalu bergotong-royong, hal semacam ini mesti kita jaga dan lestarikan, sebab kita tidak akan mampu melakukan sesuatu yang berat tanpa kerjasama atau gotong-royong,” kata Nasir.

Menurut Bupati, yang paling penting ialah bagaimana desa bisa dan mampu menggali potensi yang ada didesanya masing-masing dengan menggunakan Dana Desa, hal ini sudah ditunjukkan oleh Kepala Desa Riam Piyang, sebab sekarang desa jangan lagi hanya mengandalkan dana yang bersumber dari APBD Kabupaten.

Lebih lanjut orang nomor satu di Bumi Uncak Kapuas ini mengatakan, dirinya akan terus berusaha untuk memenuhi segala apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, meskipun pada tahun 2017 ini, dana APBD Kabupaten khusus untuk Infrastruktur jalan mengalami pengurangan hampir mencapai 200 Milyar.

“Sementara program kegiatan oleh masing-masing Menteri bertambah, tapi dananya tidak bertambah,” tutur Nasir.

“Hal ini, bukan cuma dialami oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu saja, tetapi seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota yang ada di Indonesia, serta krisis ini juga dialami oleh seluruh dunia,” tukas Bupati.

Acara diakhiri dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Kapuas Hulu AM Nasir, anggota DPRD Kapuas Hulu, Hamdi Jafar, S.Sos, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Antonius, serta Camat Bunut Hulu, Sopuan. Selanjutnya Bupati dan rombongan langsung menuju ke Desa Nanga Dua Kecamatan Bunut Hulu untuk menghadiri gawai dayak. (Ishaq)

Tinggalkan Komentar