Tinjau UN SMP, Bupati Sintang Dorong Peningkatan Integritas

KalbarOnline, Sintang – Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMP, Bupati Sintang, Jarot Winarno yang didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Bidang Pendidikan Dasar, dan Kepala Bidang Pembinaan SMP, meninjau sejumlah SMP yang ada di Kota Sintang dan Kelam Permai, pada hari Selasa (2/5/2017). Pada kesempatan itu, ada empat (4) Sekolah Menengah Pertama dan Madrasah Tsanawiyah, yang ada di Kota Sintang yang ditinjau, yakni SMPN 1 Sintang, MTsN Sintang, SMP Panca Setya Sintang, dan SMP 2 Kecamatan Kelam Permai. Bupati Sintang menuturkan bahwa tahun lalu Kabupaten Sintang mendapatkan suatu persentase berdasarkan kelulusan siswa SMP yang lumayan tertinggi di Kalimantan Barat dengan nilai rata-rata kelulusan masih tergolong rendah, akan tetapi Kabupaten Sintang ini nomor satu untuk integritas tingkat kejujuran dalam pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMP/MTs. “dengan demikian, jadi saya berharap dalam setiap pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMP haruslah meningkatkan integritas kejujuran dalam suatu pelaksanaan UN, dan juga tingkat rata-rata nilai kelulusan UN juga harus ditingkatkan, kalau dulu nilai rata-rata siswa berkisar 56 hingga 57 saja, minimal 60, dan kalau bisa diatas 60, Bupati Sintang menjelaskan, penguatan pendidikan karakter dimulai dari tingkat dasar, untuk tingkat menengah seperti SMP ini mulai untuk menyentuh trobosan-trobosan untuk memberikan pemahaman tentang teknologi “Sesuai arahan Presiden, bahwa penguatan pendidikan karakter itu dimulai dari tingkat dasar , kedua tingkat menengah yang dimana dapat menyentuh strategi kebijakan untuk mempersiapkan mereka dengan mengajarkan berbagai macam teknologi terbaru dan terbarukan untuk siap menghadapi era globalisasi modern saat ini, dengan ilmu pengetahuan, ilmu keterampilan yang dituntut pada abad ke-21, kedepannya hal semacam ini akan kita fokuskan , karena pendidikan menengah inilah merupakan jembatan menuju pendidikan jenjang yang lebih tinggi lagi, sangat penting, pendidikan karakter tetap dijalankan, sudah mulai kita sentuh dalam rangka membuat anak yang pemenang Jarot Winarno berpesan agar nilai rata-rata kelulusan bisa tinggi, kemudian nilai rata-rata siswa tinggi, dan integritas suatu kejujuran dalam pelaksanaan Ujian Nasional kita tingkatkan sehingga Kabupaten Sintang akan menjadi Kabupaten yang terbaik dalam halnya penyelenggaraan Ujian Nasional tingkat SMP/Mts se-Kalimantan Barat, dan juga faktor yang mendukung lainnya tidak adanya kebocoran soal untuk di tingkat SMP, permasalahan teknis cepat diatasi, karena hal tersebut salah satu indikator untuk penilaian peningkatan integritas kejujuran pelaksanaan UN Sementara itu Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Ernawati mengatakan pelaksanaan Ujian Nasional tingkat Sekolah Menengah Pertama diikuti sebanyak 6921 siswa dengan 121 sekolah penyelenggara. “yang terdiri dari 6402 siswa SMP, dan 519 siswa MTs, dengan demikian sebanyak 121 sekolah yang menyelenggarakan Ujian Nasional dengan dibagi untuk tingkat SMP nya ada 108 sekolah dan MTs nya ada 13 sekolah, diharapkan tetap semangat dalam melaksanakan Ujian Nasional ini”. Kata Ernawati. (Sg)
KalbarOnline, Sintang – Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMP, Bupati Sintang, Jarot Winarno yang didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Bidang Pendidikan Dasar, dan Kepala Bidang Pembinaan SMP, meninjau sejumlah SMP yang ada di Kota Sintang dan Kelam Permai, pada hari Selasa (2/5/2017). Pada kesempatan itu, ada empat (4) Sekolah Menengah Pertama dan Madrasah Tsanawiyah, yang ada di Kota Sintang yang ditinjau, yakni SMPN 1 Sintang, MTsN Sintang, SMP Panca Setya Sintang, dan SMP 2 Kecamatan Kelam Permai. Bupati Sintang menuturkan bahwa tahun lalu Kabupaten Sintang mendapatkan suatu persentase berdasarkan kelulusan siswa SMP yang lumayan tertinggi di Kalimantan Barat dengan nilai rata-rata kelulusan masih tergolong rendah, akan tetapi Kabupaten Sintang ini nomor satu untuk integritas tingkat kejujuran dalam pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMP/MTs. “dengan demikian, jadi saya berharap dalam setiap pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMP haruslah meningkatkan integritas kejujuran dalam suatu pelaksanaan UN, dan juga tingkat rata-rata nilai kelulusan UN juga harus ditingkatkan, kalau dulu nilai rata-rata siswa berkisar 56 hingga 57 saja, minimal 60, dan kalau bisa diatas 60, Bupati Sintang menjelaskan, penguatan pendidikan karakter dimulai dari tingkat dasar, untuk tingkat menengah seperti SMP ini mulai untuk menyentuh trobosan-trobosan untuk memberikan pemahaman tentang teknologi “Sesuai arahan Presiden, bahwa penguatan pendidikan karakter itu dimulai dari tingkat dasar , kedua tingkat menengah yang dimana dapat menyentuh strategi kebijakan untuk mempersiapkan mereka dengan mengajarkan berbagai macam teknologi terbaru dan terbarukan untuk siap menghadapi era globalisasi modern saat ini, dengan ilmu pengetahuan, ilmu keterampilan yang dituntut pada abad ke-21, kedepannya hal semacam ini akan kita fokuskan , karena pendidikan menengah inilah merupakan jembatan menuju pendidikan jenjang yang lebih tinggi lagi, sangat penting, pendidikan karakter tetap dijalankan, sudah mulai kita sentuh dalam rangka membuat anak yang pemenang Jarot Winarno berpesan agar nilai rata-rata kelulusan bisa tinggi, kemudian nilai rata-rata siswa tinggi, dan integritas suatu kejujuran dalam pelaksanaan Ujian Nasional kita tingkatkan sehingga Kabupaten Sintang akan menjadi Kabupaten yang terbaik dalam halnya penyelenggaraan Ujian Nasional tingkat SMP/Mts se-Kalimantan Barat, dan juga faktor yang mendukung lainnya tidak adanya kebocoran soal untuk di tingkat SMP, permasalahan teknis cepat diatasi, karena hal tersebut salah satu indikator untuk penilaian peningkatan integritas kejujuran pelaksanaan UN Sementara itu Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Ernawati mengatakan pelaksanaan Ujian Nasional tingkat Sekolah Menengah Pertama diikuti sebanyak 6921 siswa dengan 121 sekolah penyelenggara. “yang terdiri dari 6402 siswa SMP, dan 519 siswa MTs, dengan demikian sebanyak 121 sekolah yang menyelenggarakan Ujian Nasional dengan dibagi untuk tingkat SMP nya ada 108 sekolah dan MTs nya ada 13 sekolah, diharapkan tetap semangat dalam melaksanakan Ujian Nasional ini”. Kata Ernawati. (Sg)

KalbarOnline, Sintang – Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMP, Bupati Sintang, Jarot Winarno yang didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Bidang Pendidikan Dasar, dan Kepala Bidang Pembinaan SMP, meninjau sejumlah SMP yang ada di Kota Sintang dan Kelam Permai, pada hari Selasa (2/5/2017).

Pada kesempatan itu, ada empat (4) Sekolah Menengah Pertama dan Madrasah Tsanawiyah, yang ada di Kota Sintang yang ditinjau, yakni SMPN 1 Sintang, MTsN Sintang, SMP Panca Setya Sintang, dan SMP 2 Kecamatan Kelam Permai.

Bupati Sintang menuturkan bahwa tahun lalu Kabupaten Sintang mendapatkan suatu persentase berdasarkan kelulusan siswa SMP yang lumayan tertinggi di Kalimantan Barat dengan nilai rata-rata kelulusan masih tergolong rendah, akan tetapi Kabupaten Sintang ini nomor satu untuk integritas tingkat kejujuran dalam pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMP/MTs.

“dengan demikian, jadi saya berharap dalam setiap pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMP haruslah meningkatkan integritas kejujuran dalam suatu pelaksanaan UN, dan juga tingkat rata-rata nilai kelulusan UN juga harus ditingkatkan, kalau dulu nilai rata-rata siswa berkisar 56 hingga 57 saja, minimal 60, dan kalau bisa diatas 60,

Bupati Sintang menjelaskan, penguatan pendidikan karakter dimulai dari tingkat dasar, untuk tingkat menengah seperti SMP ini mulai untuk menyentuh trobosan-trobosan untuk memberikan pemahaman tentang teknologi

“Sesuai arahan Presiden, bahwa penguatan pendidikan karakter itu dimulai dari tingkat dasar , kedua tingkat menengah yang dimana dapat menyentuh strategi kebijakan untuk mempersiapkan mereka dengan mengajarkan berbagai macam teknologi terbaru dan terbarukan untuk siap menghadapi era globalisasi modern saat ini, dengan ilmu pengetahuan, ilmu keterampilan yang dituntut pada abad ke-21, kedepannya hal semacam ini akan kita fokuskan , karena pendidikan menengah inilah merupakan jembatan menuju pendidikan jenjang yang lebih tinggi lagi, sangat penting, pendidikan karakter tetap dijalankan, sudah mulai kita sentuh dalam rangka membuat anak yang pemenang

Jarot Winarno berpesan agar nilai rata-rata kelulusan bisa tinggi, kemudian nilai rata-rata siswa tinggi, dan integritas suatu kejujuran dalam pelaksanaan Ujian Nasional kita tingkatkan sehingga Kabupaten Sintang akan menjadi Kabupaten yang terbaik dalam halnya penyelenggaraan Ujian Nasional tingkat SMP/Mts se-Kalimantan Barat, dan juga faktor yang mendukung lainnya tidak adanya kebocoran soal untuk di tingkat SMP, permasalahan teknis cepat diatasi, karena hal tersebut salah satu indikator untuk penilaian peningkatan integritas kejujuran pelaksanaan UN

Sementara itu Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang,  Ernawati mengatakan pelaksanaan Ujian Nasional tingkat Sekolah Menengah Pertama diikuti sebanyak 6921 siswa dengan 121 sekolah penyelenggara.

“yang terdiri dari 6402 siswa SMP, dan  519 siswa MTs, dengan demikian sebanyak 121 sekolah yang menyelenggarakan Ujian Nasional dengan dibagi untuk tingkat SMP nya ada 108 sekolah dan MTs nya ada 13 sekolah, diharapkan tetap semangat dalam melaksanakan Ujian Nasional ini”. Kata Ernawati. (Sg)

Tinggalkan Komentar