Pemkab Sintang Safari Natal di Gemba Raya

Penyambutan Kedatangan Bupati Sintang, Jarot winarno Bersama Rombongan Pemkab Sintang di Gereja yang Terletak di Dusun Lanjing, Desa Gemba Raya, Kecamatan Kelam Permai sekitar 48,8Km dari Kota Sintang (Foto: Sg/Hms)
Penyambutan Kedatangan Bupati Sintang, Jarot winarno Bersama Rombongan Pemkab Sintang di Gereja yang Terletak di Dusun Lanjing, Desa Gemba Raya, Kecamatan Kelam Permai sekitar 48,8Km dari Kota Sintang (Foto: Sg/Hms)

KalbarOnline, Sintang – Pemerintah Kabupaten Sintang lakukan safari natal yang terakhir pada tahun 2016, di Gereja Paroki Maria Ratu Rosari Lebang inilah Bupati Sintang bersama rombongan hadir dihadapan para jemaat gereja yang terletak di Dusun Lanjing, Desa Gemba Raya, Kecamatan Kelam Permai sekitar 48,8Km dari Kota Sintang. Sabtu  (17/12/2016) Sore.

Tampak hadir Sekretaris Daerah, Pimpinan SKPD,Sekretaris DPRD, Direktur Bank Kalbar Cabang Sintang, dan Anggota DPRD,

Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan bahwa safari natal ini bertujuan agar pemerintah semakin dekat dengan masyarakat jemaat

“Tentunya ini kita berbagi suka cita natal, dan Pemerintah Kabupaten Sintang ingin dekat dengan masyarakat, karena sesuai dengan visi misi kabupaten sintang, bahwa pemerintah yang sekarang bukanlah pemerintahan yang vertikal, akan tetapi horizontal yang selalu ingin dekat dengan masyarakat sehingga dapat mudah berkomunikasi bersama masyarakat dalam membantu program pembangunan Pemerintah Kabupaten Sintang untuk di daerah ini” Kata Jarot Winarno

Jarot Winarno menambahkan, Safari natal tahun ini 2016, Pemerintah Kabupaten Sintang telah mengunjungi 11 gereja,  3 paroki, dan di Gereja Paroki Maria Ratu Rosari Lebang merupakan  safari natal yang terakhir di tahun 2016.” Tambah Jarot.

Lanjut Bupati Sintang mengatakan bahwa jemaat paroki maria ratu rosari lebang ini bahkan masyarakat haruslah bisa mengembangkan ekonomi masyarakat, dan menjaga lingkungan

“melalui dana bergulir, kredit union ,dan pengembangan karet unggul, agar hidup masyarakat Berkualitas, dan mari kita tingkatkan ekonomi kerakyatan pada umat paroki lebang, dan juga Kegiatan menjaga dan melestarikan lingkungan juga harus diperhatikan dengan benar” tambah Jarot.

Jarot Winarno selaku Bupati Sintang menyampaikan pesan kepada jemaat yang hadir agar bisa menjadi manusia yang berkualitas.

“Secara itu, Berkualitas ada 3 aspek yang pertama Manusia yang berkualitas itu manusia yang cerdas baik  secara intelektual, emosional maupun spritual, yang kedua manusia yang berkualitas adalah manusia yang sehat secara jasmani maupun rohani, yang ketiga manusia berkualitas adalah manusia yang memiliki jiwa sosial yang tinggi mampu berinteraksi dengan manusia individu dan kelompok manusia lainnya sehingga akan terciptanya satu kesatuan dalam membangun Kabupaten Sintang yang lebih baik lagi” pesan Jarot

Sementara itu, Pastor Paroki Maria Ratu Rosari Lebang, Romo Santoso mengatakan letak adminisratif paroki

“Jarak antara paroki dengan Kota Sintang berkisar 50 km yang berada dalam cakupan wilayah Kecamatan Kelam Permai,  Desa Gemba Raya, Dusun Lanjing, sehingga Kecamatan Kelam Permai ini memiliki 2 paroki yang pertama yaitu Paroki Maria Ratu Rosari lebang dan paroki kelam permai. Paroki Maria Ratu Rosari lebang ini memiliki 35 stasi dari 14 desa.” Tutur Romo Santoso

“Saat ini kami dari paroki telah mengadakan pembinaan kepada anak-anak usia dini untuk mengenal lebih dalam tentang keagamaan, demi menciptakan meningkatkan keimanan, dan sudah dilaksanakan setiap tahunnya,”

Romo Santoso menambahkan kami juga telah membangun beberapa stasi dan sudah membangun beberapa gereja, semua ini demi menciptakan pelayanan yang terbaik, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas keimanan, dibutuhkan dedikasi dan berkompeten pendidikan secara intelektual

Diketahui pada tahun  2012 kami dari pihak paroki bersama camat kelam permai kami merencakan pembangunan asrama yang pada saat ini sudah digunakan, pembangunan asrama dan aula ini dibantu oleh umat dan Pemerintah Kabupaten Sintang, sehingga saat ini kondisi baru selesai sekitar 70%, Saat ini juga pembangunan gereja, karena tidak mencukupi, usia bangunan hampir  mencapai 20 tahun, saat ini juga dari 2015 sudah melaksanakan penggalangan dana sampai saat ini sudah terkumpul beberapa puluh juta, karena itu secara khusus mengharapkan bila mingkin memberikan perhatian khusus untuk gereja kami ini. (Sg)

Tinggalkan Komentar